Minta Gubernur Sumsel Turun Tangan, Perbaiki Akses Jalan Provinsi Lumpuh Total

Minta Gubernur Sumsel Turun Tangan, Perbaiki Akses Jalan Provinsi Lumpuh Total

--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Jalan poros milik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), rusak parah dan berlumpur di musim penghujan. Padahal jalan itu, penghubung  Kabupaten Musi Rawas ke Kabupaten Muaratara dan Musi Rawas (Mura) ke Musi Banyuasin (Muba)

Banyak mobil dan truk, terparter dan terbalik. Kondisi itu, mengakibatkan akses jalan lumpuh selama tiga hari Minggu lalu. Yakni tak bisa dilintasi berbagai kendaraan yang ada.

Tak ada upaya perbaikan dan pengecoran sama sekali, sejak jalan poros dibuka tahun 1984. Kesal melihat jalan provinsi mbak " kubangan kerbau itu"

Para kepala desa (Kades) Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, berinisiatif dan mengadu ke Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH MH di ruang kerjanya, Senin 12 Desember 2022.

BACA JUGA:Diskominfo Muba Kebut Rencana Pembentukan KIM di 229 Desa/Kelurahan, Studi Tiru ke Diskominfo Pasuruan

"Kita menyampaikan aspirasi jalan Provinsi Sumsel, yang rusak parah dan berlumpur" kata Nasrullah, Kades Lubuk Padan didampingi Kades Marga Baru, Mutahidin, Kades Mangos, Deris dan Kades Multikarya, Mulyadi.

Jalan Provinsi yang rusak itu, diakuinya, sepanjang 50 kilometer dari Kabupaten Mura ke Muaratara dan sepanjang 35 kilometer Kabupaten Mura ke Kabupaten Muba.

Kondisi jalan masih tanah merah dan berlumpur. Banyaknya truk milik perusahaan, kian memperparah kondisi jalan mbak "kubangan kerbau".

Adapun truk perusahaan itu, meliputi perusahaan sawit PT BPH, Serelaya dan perkebunan PT Lonsum.

BACA JUGA:Simpan Narkoba, Oknum PNS Puskesmas OKI Ditangkap Polda Sumsel

" Kita berharap Gubernur Sumsel, turun tangan dan memperbaiki jalan Provinsi ini," harapnya. Lantaran jalan provinsi itu, merupakan akses bagi masyarakat menuju berbagai kecamatan dan kabupaten yang ada.

Banyaknya kendaraan yang terparter dan terbalik. Telah mengakibatkan akses jalan poros milik Provinsi itu, lumpuh total dan tak bisa dilintasi selama tiga hari.

Warga terpaksa mutar  Kota Lubuk Linggau, bila menuju Muaratara atau sebaliknya. " Kita juga usulkan pembangunan jembatan musi di dusun 1, warga pakai ketek menyeberang sungai," diakuinya.

Kades Marga Baru, Mutahidin, mengatakan, perbaikan jalan sangat mendesak dilakukan perbaikan. Pasalnya telah mengakibatkan lumpuhnya aktifitas masyarakat, atas rusaknya jalan provinsi ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: