Museum yang Bisa Dikunjungi Bersama Anak Saat Libur Sekolah di Palembang

  Museum yang Bisa Dikunjungi Bersama Anak Saat Libur Sekolah di Palembang

Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.--dok : sumeks.co

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Museum adalah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi dan mengkomunikasikannya kepada masyarakat. 

Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2015 tentang museum. Kategori museum, meliputti museum arkeologi, seni, biografi, museum anak, museum universal, museum etnologi, museum rumah bersejarah dan sejarah.

Museum menjadi salah satu tempat yang bisa dikunjungi bersama anak selama liburan sekolah. 

Sembari mengisi waktu, orang tua juga bisa mengenalkan kepada anak-anak benda-benda yang ada di museum. 

BACA JUGA:12 Kegiatan Seru Bersama Anak Selama Libur Sekolah

Di Kota Palembang ada beberapa museum yang dapat dikunjungi untuk mengisi liburan sekolah anak-anak. Simak hasil liputan SUMEKS.CO berikut : 

Museum Balaputra Dewa

Museum ini disebut juga Museum Negeri Provinsi Sumatra Selatan Balaputra Dewa. Termasuk dalam kategori museum etnografi. 

Berlokasi di Jl Srijaya I No 288, Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Buka pada pukul 08:00 Wib dan tutup pukul 16:00 dari Senin-Sabtu.

Sesuai Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 1995, Museum Balaputra Dewa merupakan tempat penyimpanan, perawatan, pengamanan dan pemanfaatan benda-benda bukti materiil hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa. 

BACA JUGA:Mau Jalan Bareng Anak, Ini 5 Rekomendasi Mall di Palembang yang Ada Playground

Pengunjung yang masuk untuk melihat koleksi Museum Balaputra Dewa akan dikenakan retribusi sebesar Rp5.000 untuk masyarakat umum, sedangkan anak-anak Rp1.000 per orang.

Sedangkan mahasiswa dikenakan retribusi sebesar Rp2.000 dan wisatawan mancanegara lebih mahal, yakni Rp20.000 per orang. 

Disini banyak tersimpan benda-benda bersejarah peninggalan zaman Kerajaan Sriwijaya.

Sumber: