Jago Bikin Uang Palsu Tinggal Cetak, Pria Ini COD Beli Handphone, Korbannya Bahkan Baru Tahu Saat ATM Menolak

Jago Bikin Uang Palsu Tinggal Cetak, Pria Ini COD Beli Handphone, Korbannya Bahkan Baru Tahu Saat ATM Menolak

Jago bikin uang palsu tinggal cetak, pria ini santai COD beli handphone, korbannya bahkan baru saat atm menolak. Pelaku dan barang bukti kasusnya. foto: dokumenn/polsek--

BEKASI, SUMEKS.CO – Dua orang laki-laki diduga melakukan peredaran uang palsu.

Keduanya berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Iptu Muhammad Said Hasan, menerangkan penangkapan itu sendiri berdasarkan laporan masyarakat.

Keduanya diamankan di sebuah rumah kontrakan yang berada di PT AHM Kawasan MM2100 Desa Danau Indah, pada Minggu, 2 Oktober 2022.

BACA JUGA:Gubernur Sebut Prabumulih Dipimpin Pemimpin Solutif

Saat itu, korban yang akan menyetorkan uangnya ke ATM dengan cara setor tunai Mandiri milik korban, 

Lalu ternyata mesin ATM tersebut menolak untuk di setor tunaikan karena diduga uang tersebut palsu.

Uang palsu kemudian diedarkan dengan modus membeli barang seken dan bertemu penjual secara COD.

Polisi awalnya mendapatkan laporan dari seorang pria berinisial TAJ yang merupakan korban penipuan uang palsu.

BACA JUGA:Ini Pesan Wali Kota Prabumulih Pada Panswascam

Said menerangkan, bahwa korban menjual Handphone miliknya di Facebook seharga Rp3,2 juta.

Kemudian, korban menerima melalui pesan via WhatsApp dari nomor yang mengaku bernama Raka Cahyadi, nama samaran yang merupakan diduga pelaku. Pengirim pesan itu bersedia untuk membeli Handphone milik korban.

“Saat itu pelaku membuat janji kepada korban dengan cara COD untuk ketemuan di TKP, setelah bertemu pelaku langsung membayarkan HP yang dijual oleh korban seharga Rp3,2 juta,” ujar Said, Jumat.

Lanjut Hasan, tanpa rasa curiga, korban menerima uang dari pelaku. Kemudian korban akan menyetorkan uang tersebut ke rekening sendiri lewat mesin ATM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: