Operasi Premanisme, Kapolda Sumsel: Ini Jawaban Keresahan Masyarakat di Nomor Bantuan Polisi

Operasi Premanisme, Kapolda Sumsel: Ini Jawaban Keresahan Masyarakat di Nomor Bantuan Polisi

Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo saat mendatangi Subdit 3 Jatanras usai mengamankan 33 orang yang meresahkan di sejumlah titik rawan di Palembang dan di daerah perbatasan. Foto: edho/sumeks.co --

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo SIK, di kesibukannya menyempatkan diri melihat langsung 33 orang yang diamankan Subdit Jatanras ke Mapolda Sumsel dalam operasi premanisme yang digelar selama dua hari. 

Kepada awak media, mantan Kapolda Jambi itu menjelaskan operasi premanisme ini sebagai jawaban terhadap keresahan masyarakat.

"Kita banyak mendapatkan laporan masyarakat tentang pungutan liar. Dimana masyarakat cukup aktif melakukan pengaduan di nomor bantuan polisi melalui pesan WhatsApp (0813-70002-110) yang sudah kita sebar," kata Irjen Pol Rachmad, Kamis sore. 

Menurutnya, Tim Opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel akan terus melakukan operasi premanisme guna menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan. 

BACA JUGA:Operasi Preman, Puluhan Orang Diamankan Jatanras Polda Sumsel

"Pasti. Setiap ada laporan dari masyarakat, mereka (Subdit Jatanras) akan melakukan operasi preman ini," ungkapnya. 

Seperti diketahui, operasi premanisme dilakukan Tim Opsnal Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kamis 3 November 2022 siang kembali menyisir sejumlah kawasan Kota Palembang. 

Operasi yang digelar hingga sore ini, Tim Opsnal juga menyisir daerah perbatasan Pintu Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Ogan Ilir dan di perbatasan pintu masuk Banyuasin, Talang Kelapa. 

Hasilnya, petugas gabungan Unit 1, Unit 3 dan Unit 5 yang dipimpin Kompol Bakhtiar, Kompol I Putu Suryawan dan Kompol Ikang Adi Putra mengamankan sebanyak puluhan orang yang tidak bisa menunjukkan identitas diri. 

BACA JUGA:53 Orang Terjaring Operasi Preman, Diperiksa dan Didata lalu Disanksi Menyanyi

Sebanyak 33 orang itu diamankan di kawasan tempat parkir Jl Jenderal Sudirman, Jl Kolonel Atmo dan kawasan Pasar 16 Ilir. 

Lalu petugas menyeberang ke kawasan Seberang Ulu I. Di kawasan Stasiun KA Kertapati, petugas juga mengamankan sejumlah warga yang tengah menikmati durian dan minuman keras. 

Kemudian petugas menyisir di Jl Wahid Hasyim, Jl Ogan, 

Simpang Keramasan, Pintu Tol Palindra, Jl Nila Kandi, Jembatan Musi II dan Jl Alamsyah Ratu Prawiranegara. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: