Midang Tradisi Lebaran Kayuagung yang Bikin Rindu Pulang
Midang morge siwe tradisi yang rutin dilaksanakan setiap Lebaran Idulfitri. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--
“Kami mendorong agar kegiatan ini dikemas lebih menarik dan inovatif sehingga mampu menarik wisatawan luar kota maupun mancanegara. Ke depan, ini bisa menjadi agenda nasional bahkan internasional,” tegasnya.
BACA JUGA:Lebaran Idulfitri 1447 H Diprediksi Capai 328.549 Kendaraan Melintas Ruas Tol Kayuagung - Palembang
BACA JUGA:Lebaran Idulfitri Kenakan Gamis Serat Bambu, Unggul Sejuk Dipakai Cocok Kulit Sensitif
Sementara itu, Bupati OKI H Muchendi Mahzareki menyebut Midang sebagai kebanggaan masyarakat Kayuagung.
“Kita sambut adat ini dengan kebanggaan karena sudah diakui pemerintah sebagai warisan budaya tak benda masyarakat Kayuagung,” ujarnya.
Ia juga menyoroti antusiasme masyarakat yang pulang kampung.
“Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong kemajuan di bidang pariwisata, terutama ekonomi kreatif,” katanya.
Di tengah kemeriahan, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban.
BACA JUGA:Sekda Sumsel Edward Candra Hadiri Tradisi Midang Morge Siwe di Kayuagung, Apresiasi Nilai Budaya
“Selamat menggelar Midang Morge Siwe. Pesan kami, tetap jaga ketertiban dan keselamatan dalam merayakan,” pungkas Muchendi.
“Mudah-mudahan semarak Lebaran ini menjadi lebih berkesan dan tetap tertib. Kita jaga bersama," ucapnya.
Kini, Midang bukan hanya milik masyarakat Kayuagung. Ia telah menjadi ruang bersama tempat orang datang, melihat, dan memahami bahwa tradisi bisa tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Lebih dari sekadar perayaan, Midang adalah cara masyarakat Kayuagung merawat ingatan dan bagi banyak orang, alasan untuk selalu pulang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




