Gelombang Demo Buruh dan Mahasiswa di DPR: Ricuh, Tol Ditutup, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Gelombang Demo Buruh dan Mahasiswa di DPR: Ricuh, Tol Ditutup, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Polisi Bubarkan Massa Demo DPR RI dengan Gas Air Mata, Jalan Tol Dialihkan--

BACA JUGA:KPK Kejar Pihak Lain Terlibat, Tetapkan 2 Anggota DPR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Bansos BI dan OJK

Asap gas air mata mengepul di udara, sementara ratusan peserta aksi berusaha menyelamatkan diri. Polisi memastikan tindakan ini dilakukan untuk mencegah kerusuhan meluas dan menjaga keamanan fasilitas publik.

Di tengah pengamanan ketat, Polri tetap menampilkan pendekatan humanis. Personel Samapta Polda Metro Jaya membagikan air mineral dan roti kepada para peserta aksi yang kepanasan.

“Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Polisi hadir bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga kepedulian,” jelas Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabidhumas Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, sebelumnya menegaskan agar seluruh personel mengedepankan sikap persuasif, sabar, dan tidak mudah terprovokasi.

Kapolda  melarang penggunaan senjata api dalam pengamanan.

“Keselamatan masyarakat dan anggota adalah prioritas. Tindakan represif hanya dilakukan tim Reskrim terhadap massa anarkis, dan gas air mata pun hanya boleh digunakan atas perintah langsung Kapolda,” tegas Irjen Asep.

Untuk menjaga keamanan, ribuan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI, dan Pemda DKI Jakarta disiagakan.

Apel kesiapan dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya di halaman DPR/MPR RI. Pasukan ditempatkan di sekitar Senayan, Semanggi, dan beberapa titik perbatasan, termasuk stasiun.

Selain mengawal aksi, aparat juga melakukan penyekatan terhadap pelajar yang hendak bergabung dengan unjuk rasa. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi penyusupan pihak-pihak yang ingin memicu kerusuhan.

Hingga sore  hari, situasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI relatif terkendali meski sempat terjadi kericuhan. Massa buruh dan mahasiswa secara bertahap membubarkan diri.

BACA JUGA:KPK Limpahkan Dakwaan, Penyuap Anggota DPRD OKU Proyek PUPR Segera Disidang

BACA JUGA:Pak DPR Sebut Kost 3 Juta Per Bulan Nombok, Dikalikan 26 Hari Hotel Bintang 5 Dong!

Jalanan yang sempat ditutup mulai dibuka kembali secara bertahap setelah kondisi dinyatakan aman.

Aksi demonstrasi kali ini menegaskan kuatnya suara buruh dan mahasiswa terhadap isu perburuhan, sistem pemilu, dan pemberantasan korupsi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: