Tradisi Ritual Tepung Tawar Palembang yang Bakal Dijalani Willie Salim, Beranikah?

 Tradisi Ritual Tepung Tawar Palembang yang Bakal Dijalani Willie Salim, Beranikah?

Mengenal Tradisi Ritual Tepung Tawar Palembang yang Bakal Dijalani Willie Salim--

Dalam pelaksanaannya, mereka akan mencelupkan jari ke dalam air tepung tawar dan memercikkannya kepada individu yang menjalani prosesi tersebut.

BACA JUGA:Mengenal Sejarah Tepung Tawar Perdamaian, Budaya Khas Melayu Dipegang Teguh Masyarakat Kota Palembang

BACA JUGA:Bungkam Willie Salim! 300 Kg dan 700 Porsi Ayam Kecap Sukses Disajikan di BKB, Warga: Ini Asli Wong Palembang

Selanjutnya, mereka akan mengusap daun sirih pada tangan atau bahu orang yang diberkati sambil mengucapkan doa. Prosesi ini diiringi dengan alunan doa dan harapan baik bagi yang bersangkutan.

Willie Salim dan Tradisi Melayu

Sebagai seorang figur publik yang dikenal luas di berbagai platform digital, Willie Salim menjalani prosesi tepung tawar sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya leluhurnya. 

Tradisi ini juga menunjukkan bagaimana budaya Melayu tetap lestari dan terus dijalankan oleh generasi muda, bahkan di era modern. 

Dengan mengikuti tradisi ini, Willie Salim sekaligus memberikan edukasi kepada pengikutnya mengenai warisan budaya yang berharga.

Pelestarian Tradisi di Era Digital

Prosesi tepung tawar yang dijalani Willie Salim juga menjadi momentum penting untuk mengenalkan budaya Melayu kepada masyarakat luas. 

Di tengah arus globalisasi, eksistensi budaya lokal sering kali tergerus oleh pengaruh luar. 

Namun, dengan kehadiran figur publik seperti Willie Salim yang menampilkan prosesi adat dalam kontennya, diharapkan semakin banyak orang yang mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya ini.

Tradisi tepung tawar bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang telah diwariskan turun-temurun. 

Dengan menjalaninya, Willie Salim tidak hanya merasakan keberkahan dari doa yang dipanjatkan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga dan mempromosikan budaya Melayu di era digital.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: