Lebaran di Palembang Dulu Vs Sekarang, Dulu Meriah Kini Menghilang

Lebaran di Palembang Dulu Vs Sekarang, Dulu Meriah Kini Menghilang

Lebaran di Palembang Dulu Vs Sekarang, Dulu Meriah Kini Menghilang--

3. Jimpitan Berkat

Di beberapa daerah di Palembang, dulu ada kebiasaan berbagi makanan atau jimpitan berkat.

BACA JUGA:Kenakan Adat Palembang, Tangis Ria Ricis Pecah saat Teuku Ryan Mengucap Ijab-Kabul

BACA JUGA:Ngidang Boloh Sebatang, Tradisi Palembang Masih Terjaga

Keluarga yang memiliki rezeki lebih akan membagikan makanan kepada tetangga yang kurang mampu. 

Makanan tersebut biasanya berupa nasi minyak, ketan, atau kue-kue khas Palembang seperti maksuba dan engkak ketan.


Mirip pawai obor, tradisi ngabang bagi para pemuda saat malam takbiran juga mengunjungi tempat sanak saudara di kampung dengan pakai obor--

Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi ini mulai memudar, tergantikan oleh sistem donasi yang lebih modern melalui lembaga amal atau media sosial.

4. Takbiran dengan Perahu di Sungai Musi

Dahulu, takbiran tidak hanya dilakukan di masjid atau jalanan, tetapi juga di Sungai Musi. 

Warga Palembang, terutama yang tinggal di daerah sekitar sungai, sering mengadakan pawai perahu hias sambil melantunkan takbir. 

Perahu-perahu dihiasi lampu minyak dan bendera warna-warni, menciptakan suasana yang meriah di sepanjang sungai. 

Namun, tradisi ini kini semakin jarang dilakukan karena faktor keamanan dan perubahan gaya hidup masyarakat.

5. Pasar Bedug Tradisional

Pasar bedug dulu menjadi tempat yang sangat ramai menjelang Lebaran. Masyarakat akan berburu bahan makanan khas untuk persiapan hari raya, seperti daging sapi, ayam, ikan, serta bumbu dapur khas Palembang. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: