Kadivpas Kemenkumham Babel Sidak Lapas Narkotika Pangkalpinang, Ada Apa?

Kadivpas Kemenkumham Babel Sidak Lapas Narkotika Pangkalpinang, Ada Apa?

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, Kunrat Kasmiri, bersama timnya melakukan sidak ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.--

PANGKALPINANG, SUMEKS.CO - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, Kunrat Kasmiri, bersama timnya melakukan sidak ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

Sidak ini bertujuan untuk deteksi dini dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Narkotika Pangkalpinang.

Pada sidak kali ini, Kadivpas Kunrat Kasmiri dan timnya melakukan penggeledahan kamar hunian secara acak di salah satu blok hunian di Lapas Narkotika Pangkalpinang. Penggeledahan ini dilakukan untuk mencari barang-barang terlarang yang mungkin disimpan oleh WBP.

"Kami lakukan pemeriksaan dan deteksi dini terhadap alat-alat yang dapat mengganggu keamanan, seperti alat komunikasi dan alat terlarang lainnya, merupakan langkah penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)," ujar Kunrat.

BACA JUGA:Pj Bupati Muara Enim Buka Musrenbang RKPD 2025 dan RPJPD 2025-2045, Prioritaskan 4 Pembangunan Daerah

BACA JUGA:Saat Sahur, 2 Bocah Laki-laki di Palembang Dibegal, Motor Raib, Kaki Ditebas Samurai

Kunrat berharap, tiga Kunci Pemasyarakatan Maju yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia merupakan strategi untuk mewujudkan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. 

"Tiga Kunci Pemasyarakatan Maju tersebut adalah, Deteksi Dini Gangguan Keamanan dan Ketertiban, pemberantasan narkoba dan sinergi dengan aparat penegak hukum," kata Kunrat. 

Disampaikan Kunrat, bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan ibadah dan kegiatan keagamaan bagi umat Islam.

Di Lapas, WBP juga mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk. Hal ini tentunya meningkatkan intensitas kegiatan WBP, seperti sholat berjamaah, tadarus Al-Quran, dan kegiatan keagamaan lainnya. 

BACA JUGA:Hantam Pohon Saat Cari Jalur Alternatif di Perairan Sungai Keladi, Speedboat Rombongan Camat Terjungkal

BACA JUGA:Merinding! Ini Doa Terakhir yang Diucapkan Nabi Muhammad SAW Sebelum Wafat, Seisi Dunia Menjerit Histeris

"Saat ini, Lapas Narkotika Pangkalpinang dihuni oleh 921 WBP kasus narkotika, dengan jumlah pegawai yang terbatas. Deteksi dini melalui sidak sangat penting dilakukan di Lapas Narkotika Pangkalpinang," ucap Kunrat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Keamanan, Ridha Ansari, Kepala Lapas Narkotika Pangkalpinang, Nur Bambang Supri Handono, Kepala Lapas Pangkalpinang, Badarudin, serta Kepala Bapas Pangkalpinang, Andriyas Dwi Pujoyanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: