Ramai Gambar dan Emoji Semangka di Media Sosial Sebagai Dukung Palestina

Ramai Gambar dan Emoji Semangka di Media Sosial Sebagai Dukung Palestina

Gambar dan emoji semangka yang sering digunakan di media sosial sebagai bentuk dukungan untuk Palestina.--dok : sumeks.co

BACA JUGA:Lila Gaber Warga Keturunan Gaza Punya Hak Sebagai Warga Negara Amerika Bela Palestina Meski Diancam Dibunuh

“Semangka adalah makanan penting bagi masyarakat timur tengah, termasuk Palestina. Di Palestina sendiri ada makanan tradisional bernama Fatet Ajer yang menggunakan semangka, terong, paprika, dan tomat sebagai bahan utama,” tambahnya.

Sejarah Semangka Simbol Palestina

Penggunaan gambar buah semangka sebagai simbol dukungan Palestina bukanlah hal yang baru. 

Sejarah awal penggunaan semangka terjadi pada tahun 1967, saat itu Isreal mendeklarasikan penggunaan dan pengibaran bendera Palestina di depan umum sebagai tindakan kriminal di Gaza dan Tepi Barat. 

BACA JUGA:Muncul Akun Minta Sumbangan Abuy Zyad, Netizen Langsung Tag Akun Asli Warga Palestina Lama Tinggal di Lampung

Tidak hanya itu, Israel juga melarang penggunaan bendera Palestina di sebagian wilayah pendudukan.

Untuk menghindari larangan tersebut, masyarakat Palestina mulai menggunakan gambar dan simbol buah semangka dibelah. 

Hal ini karena buah semangka memiliki warna-warna yang mewakili bendera Palestina.

Namun, saat ini pemerintah Isreal telah menyadar arti dari semangka tersebut, kemudian mereka memperluas larangan tidak hanya jadi bendera namun juga larangan gambar semangka atau sesuatau yang mencakup warna tersebut. 

BACA JUGA: Aktor Hollywood Jason Statham Pasang Bendera Palestina di Mobil Mewahnya

Simbol Semangka Saat Ini

Pada Januari 2023 lalu Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir menyuruh kepada polisi untuk menyita seluruh bendera Palestina.

Saal ini berdasarkan dari pengumutan suara di bulan Juni lalu atas Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenani larangan pengibaraan bendera Palestina di lembaga-lembaga yang didanai negara termasuk universitas.

Sementara itu pada bulan Juni organisasi Arab-Israel, Zazim membuat sebuah kampanye untuk memprotes penangkapan dan penyitaan bendera Palestina. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: