Pj Bupati Banyuasin Bakal Temui Menteri ATR/BPN, Ini Tujuannya!

Pj Bupati Banyuasin Bakal Temui Menteri ATR/BPN, Ini Tujuannya!

Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam.--

BANYUASIN, SUMEKS.CO - Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam direncanakan Minggu depan akan menemui Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto.

"Minggu depan PJ Bupati bersama BPN, Pertamina akan bertemu dengan Menteri ATR BPN," kata Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam melalui Erwin Ibrahim Sekretaris Daerah Banyuasin. 

Rencana menemui Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi TjahjantoTjahjanto, setelah ada giat ekspose hasil inventarisasi dan pengukuran tanah aset PT Pertamina di wilayah Kecamatan Banyuasin I Banyuasin di Ball Room Hotel Arista Palembang, Senin 16 Oktober 2023 lalu.

"Semua pihak ikut hadir, baik pertamina, pihak kepolisian dan lain sebagainya, "ujarnya.

BACA JUGA:Tawuran Pecah Lagi, Dalam Semalam Terjadi di Empat Titik Wilkum IB II Palembang, 10 Orang Diamankan

Diharapkan dari pertemuan dengan Menteri itu, ada keputusan atau solusi yang terbaik terutama bagi masyarakat Banyuasin yang tinggal di Kecamatan Banyuasin I.

"Kita harapkan ada keputusan yang terbaik," tegasnya.

Roin ketua Inovatif, Simpati, Agamis, Nasionalis (INSAN) Banyuasin yang juga warga Sei Gerong mengatakan menyayangkan dalam giat ekspose hasil inventarisasi dan pengukuran tanah aset PT Pertamina di wilayah Kecamatan Banyuasin I Banyuasin di Ball Room Hotel Arista Palembang, Senin 16 Oktober 2023 lalu, pihaknya tidak diundang.

"Yang diundang hanya kepala desa, lurah. Tokoh masyarakat atau dari warga sendiri tidak ada diundang, " katanya. 

BACA JUGA:Influencer Amerika Ungkap Saham McDonalds, Starbacks, Disney Turun Akibat Aksi Free Palestina, Terus Berjuang!

Sehingga pihaknya kurang mengetahui secara pasti apa hasil dalam pertemuan itu.

"Tapi kita selaku masyarakat hanya meminta solusi terbaik, apakah lahan itu bisa hibah, sertifikat dan lain sebagainya. Apalagi warga sudah turun menurun tinggal di sana," tukasnya. 

Ia sendiri mendapatkan data hasil Inventarisasi yaitu jumlah bidang SHGB No 1, Desa Sungai Gerong 10 Bidang, SHGB No 3, Kelurahan Mariana 33 Bidang, SHGB No 5, Desa Sungai Gerong 333 Bidang, SHGB No 7, Kelurahan Mariana 79 Bidang, Desa Sei Gerong 573 Bidang, Desa Sei Rebo 65 Bidang dengan total Bidang 1.093.

Jumlah luas Inventarisasi penguasaan masyarakat yaitu SHGB No 1, Desa Sungai Gerong 3,149 (0,31 HA), SHGB No 3, Kel Mariana 20,934 (2,09 HA), SHGB No 5, Desa Sungai Gerong 113,667 (11,3 HA), SHGB No 7, Kelurahan Mariana 16,469, Desa Sei Gerong 180,725, Desa Sei rebo 13,013- 210,207 (21,02 HA).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: