Banjir Bandang OKU Selatan, Satu Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Tepi Sungai, 2 Selamat

Banjir Bandang OKU Selatan, Satu Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Tepi Sungai, 2 Selamat

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban yang meninggal dunia di tepi sungai. Foto: harianokus.com--

 

Banjir Bandang OKU Selatan, Satu Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Tepi Sungai, 2 Selamat

MUARADUA, SUMEKS.CO - Seorang warga dikabarkan meninggal dunia usai banjir bandang yang melanda empat Kecamatan di Kabupaten OKU Selatan, Rabu 4 Juli 2023.

Tiga kecamatan yang terdampak, yaitu Muaradua Kisam, Kisam Tinggi, Runjung Agung, dan Muaradua.

Satu orang bernama Sarmi (45), warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Muaradua Kisam, ditemukan meninggal dunia.

Sementara itu, korban lainnya yang berhasil selamat dari banjir yakni Karno dan Toyib, keduanya merupakan anak dari korban.

BACA JUGA:Pasca Banjir Bandang, 6 Desa di Kabupaten Lahat Darurat Air Bersih

Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat setelah sempat terbawa arus sungai.

Menurut Camat Muaradua Kisam, Adi Ismail Mubarok SH, bahwa warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Muaradua Kisam, terbawa arus sungai sekitar pukul 06.00 WIB.

Mereka berada dalam satu pondok bersama Karno, Sarmi, dan Toyib.

Karno dan Toyib berhasil ditemukan oleh warga di tepi sungai dalam keadaan selamat, sedangkan Sarmi ditemukan meninggal dunia.

BACA JUGA:Pasca Banjir Bandang Lahat, Kegiatan Belajar Mengajar di SD Negeri 02 Pulau Pinang Kembali Aktif

Jenazahnya saat ini sedang menjalani proses pemulasaraan (pardu kifayah) oleh warga desa.

"Ibu Sarmi ditemukan terjebak tidak jauh dari pondok, sedangkan Karno dan Toyib ditemukan warga di tepi sungai tidak jauh dari pondok dalam keadaan selamat," jelasnya dikutip dari harianokus.com, Rabu 4 Juli 2023 siang.

Petugas melakukan evakuasi dengan dramatis karena medan yang sulit, terlebih setelah dua jembatan yang biasa digunakan untuk menyeberang hanyut disapu banjir.

Evakuasi berhasil dilakukan melalui jalan alternatif yang berjarak sekitar 5 kilometer.

BACA JUGA:Terjun Langsung, Ketua TP PKK Lahat Sambangi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

 

Sementara, Fajrulian SE, Camat Kisam Tinggi, menyampaikan bahwa satu unit rumah milik Arianto, warga Desa Ulak Pandan, terbawa arus dan mengalami kerugian sebesar Rp200 juta. (Dal/harianokus.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: