MENCEKAM! Papua Siaga 1, Tak Lagi Pedulikan HAM, Kapolda Papua akan Gempur KKB

MENCEKAM! Papua Siaga 1, Tak Lagi Pedulikan HAM, Kapolda Papua akan Gempur KKB

Kapolda Papua manaikan status menjadi siaga 1 dan siap menggempur KKB.--

MENCEKAM! Papua Siaga 1, Tak Lagi Pedulikan HAM, Kapolda Papua akan Gempur KKB

SUMEKS.CO - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin menggila. Mereka sudah mulai membuat kekacauan dimana-mana. Melihat kondisi ini, status Papua pun ditingkatkan menjadi siaga 1.

Dengan dinaikkannya status menjadi siaga 1, Kepolisian Daerah (Polda) Papua pun akan menggempur KKB di Papua. Polisi juga tidak akan lagi mempedulikan Hak Azasi Manusia (HAM) di Papua.

Dikutip dari video unggahan @Fanskamu di media sosial Helo pada Selasa, 9 Mei 2023, TNI dan Polri yang bertugas di Papua, akan mengambil langkah tindakan tegas terhadap KKB Papua.

BACA JUGA:PATRIOT! Tak Mau Hianati NKRI Adam Ajak Keluarga Tinggal Dalam Hutan, KKB, Binatang Buas Ancaman Nyata

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengungkapkan, penegakan hukum yang akan diberikan kepada KKB Papua ini, dikarenakan makin maraknya gangguan keamanan yang ditimbulkan KKB Papua.

"Sebelum menggempur KKB, kami berkoordinasi dulu dengan pemerintah daerah, supaya masyarakat mengungsi ke ibukota kabupaten terlebih dahulu," terang Fakhiri.

Fakhiri menyebut, apabila ada masyarakat yang enggan mengungsi, maka sudah dipastikan mereka adalah anggota KKB Papua.

Dengan penegakan hukum yang akan dilakukan nanti, Fakhiri mengatakan, hal itu tidak akan disebut pelanggaran HAM.

BACA JUGA:BAHAYA! Pejabat Pemerintahan Nduga Diperas Kelompok Egianus Kagoya, Guna Biayai Perang, KKB Makin Frustasi

"Karena KKB ini sudah banyak menimbulkan kekacauan di masyarakat. Mereka juga sudah banyak membunuh prajurit TNI," sebutnya.

KKB Papua juga, menurut Fakhiri, sudah banyak melakukan penganiayaan kepada masyarakat. Dalam penegakan hukum nanti, kata Fakhiri, pihaknya akan bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Penegakan hukum ini dilakukan supaya tidak banyak lagi warga yang menjadi korban kekejaman KKB ini," lanjutnya.

Unggahan video berdurasi 8 menit 16 detik oleh akun @Fanskamu ini sudah ditonton 2.100 kali dan mendapatkan beragam komentar dari warganet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: