Was-Was! Orang Tua Anggota Satgas Yonif R 321/GT TNI Mohon Doa, Netizen Geram, Tanyakan Ketegasan Pemerintah

Was-Was! Orang Tua Anggota Satgas Yonif R 321/GT TNI Mohon Doa, Netizen Geram, Tanyakan Ketegasan Pemerintah

Orang Tua Anggota Satgas Yonif R 321/GT TNI Mohon Doa.--

Was-Was! Orang Tua Anggota Satgas Yonif R 321/GT TNI Mohon Doa, Netizen Geram, Tanyakan Ketegasan Pemerintah 

SUMEKS.CO – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), sabtu (15/4) sekitar pukul 16.30 WIB menyerang markas Satgas Yonif R 321/GT TNI. 6 orang dikabarkan meninggal, 9 disandera serta puluhan lainnya belum diketahui kabar dan keberadaanya.

Kabar ini membuat khawatir keluarga dan para orang tua anggota Satgas Yonif R 321/GT TNI. Lebih-lebih sampai sekarang mereka belum bisa kontak ataupun berkomunikasi dengan keluarganya.

Ini dilihat di salah satu postingan @Sri Lestari live di salah satu tayangan youtube. Dia memohon doa kepada para netizen agar anaknya bersama anggota satgas lainnya selamat.

BACA JUGA:TERBARU! Penyelamatan Pilot Susi Air Dibayar Mahal, 6 TNI Tewas, Puluhan Hilang, Cerai Berai Diserang KKB

“Mohon doanya, anak saya anggota TNI yang tergabung anggota 321 GT yang terlibat dalam insiden itu dan sampai sekarang belum tahu kabarnya. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,’ ujarnya.

Penyerangan Satgas Yonif R 321/GT TNI yang bertugas di wilayah Mugi-Mam, Kabupaten Nduga Papua  yang bertugas mencari keberadaan pilot Susi Air Kapt Philip Mehrtens.

Penyerangan ini mengundang reaksi warganet. Mereka menyayangkan sikap pemerintah yang dianggap terlalu lunak dan tidak berani mengambil tindakan tegas.

Muhammad Gustaf. “Kasihan prajurit dibawah..ini akibat pimpinanya di pusat melempem. Sibuk berpolitik,” ujarnya.

BACA JUGA:Kontak Tembak dengan KKB, 1 Prajurit TNI Gugur

Warga net juga menanyakan keberadaan Densus 88 yang biasanya menangani teroris.

“Biasanya kelompok teroris ditangani Densus 88,” kata Muhammad Nuh.

Lain lagi dengan JUNGKAS. Dia mempertanyakan keberanian pemerintah yang tegas terhadap Timor-Timur dan Aceh. “Ayo, masa di ACEH Timor-Timur berani, di Papua kagak,” tegasnya.

Sementara Gimbal Dieng geram dengan ulah dan kesombongan KKB. Dia bahkan mencurigai skenario pilot itu bagian dari propaganda mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: