Pedas, Warga Lampung Tengah Kritik Jalan Rusak: Dari Lulus SD Tetap Begini, Sekarang Bisa Dijadikan Waterboom

Pedas, Warga Lampung Tengah Kritik Jalan Rusak: Dari Lulus SD Tetap Begini, Sekarang Bisa Dijadikan Waterboom

Warga Lampung Tengah melayangkan protes keras terhadap kondisi jalan yang rusak parah.--

Pedas, Warga Lampung Tengah Kritik Jalan Rusak: Dari Lulus SD Tetap Begini, Sekarang Bisa Dijadikan Waterboom

SUMEKS.CO - Memprihatinkan. Akibat jalan rusak parah di Lampung Tengah, seorang warga sindir pemerintah setempat dengan mandi kubangan lumpur di tengah jalan.

Heboh video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang warga berasal dari Lampung Tengah, mandi lumpur sembari berguling-guling di genangan air yang memenuhi jalan.

Dalam video yang bedurasi 30 detik uyang diunggah dikanal Youtube Official Inews memperlihatkan wanita mengenakan baju warna pink dan jilbab hitam sedang mengeluhkan keadaan jalan rusak diwilayahnya yang hingga kini tak kunjung diperbaiki.

BACA JUGA:Update, Bima Menyesalkan Mengapa Orang Tuanya Disuruh Klarifikasi, Gue Bukan Koruptor, Apa Gak Makin Dirujak!

"Inilah ya yang malas buat saya pulang kampung, dari SD sampai sekarang saya sudah jadi rentenir tak juga dibetulkan jalan ni," ucapnya sembari menunjukkan kekesalannya di depan kamera. 

Tak sampai disitu, wanita tersebut lantas menyebut dulu jalan itu hanya bisa dibuat untuk mancing. Namun, seiring berjalannya waktu kini sudah bisa dibuat waterboom saking parahnya jalan tersebut.

"Mending dulu cuma bisa dibuat untuk mancing ya, sekarang sudah bisa dijadikan waterboom. Bisa berenang kita," teriaknya sambil berguling-guling di kubangan lumpur yang persis berada ditengah jalan tempat tinggalnya.

Postingan tersebut mendapat komentar yang menggelitik bahkan menyedihkan. Seperti halnya yang ditulis oleh akun @nyimak bae.

BACA JUGA:Jalan Jelek, Perantau Asal Lampung Utara Pilih Naik Kereta Saat Mudik, Siap Dukung Bima

"Dari SD hingga jadi rentenir jarnya" tulis akun tersebut menggunakan emoticon ketawa. 

Lalu kritikan pedas pun dilontarkan dari akun @Lina Potter dan Robi Nugroho. Keduanya mengomentari bahwa memang tempat itu dari tahun 1998 tak kunjung diperbaiki.

"Pejabat daerahnya ngapain? APBD kan ada, coba dulu ditilik2," ucapnya. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: