Menangi Derbi Merah Putih, Anthony Sinisuka Ginting Lolos ke Final BWF World Tour Finals 2022

Menangi Derbi Merah Putih, Anthony Sinisuka Ginting Lolos ke Final BWF World Tour Finals 2022

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, lolos babak final BWF World Tour Finals 2022.-Foto: HUMAS PP PBSI-Indonesia-

SUMEKS.CO - Dua tunggal putra terbaik Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, bertemu di semifinal BWF World Tour Finals 2022.

Keduanya bertarung di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand pada  Sabtu 10 Desember 2022 untuk memperebutkan tiket final.

Derbi Merah Putih akhirnya dimenangi oleh Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Jonatan Christie dengan skor 21-15, 11-21, 21-18.

Pada partai puncak, Anthony Sinisuka Ginting akan menghadapi pemenang dari laga Viktor Axelsen versus Kodai Naraoka.

BACA JUGA:Ahsan/Hendra Melesat ke Partai Puncak BWF World Tour Finals 2022, FajRi Gagal Susul The Daddies

Pada awal gim pertama, permainan dua tunggal putra Indonesia cukup berimbang. Ginting sempat memimpin 4-1 tetapi Jojo berbalik unggul 6-5 setelah merebut empat angka beruntun.

Kendati demikian, rally panjang tak banyak terjadi gim pertama. Ginting akhirnya unggul 11-8 saat interval.

Situasi tak berubah usai jeda. Kedua pemain sering membuat kesalahan sendiri yang justru memberikan keunggulan kepada lawan.

Dua kesalahan dari Jonatan pun membuat Ginting merebut dua poin terakhir sekaligus menutup gim pertama dengan skor 21-15.

BACA JUGA:BWF World Tour Finals 2022: Rinov/Pitha Tikung Wakil Prancis di Point Kritis, FajRi Kalah dengan Kepala Tegak

Pada gim kedua, Jojo mencoba membalikkan keadaan. Perlahan namun pasti, pemain kelahiran Jakarta tersebut memimpin jalannya pertandingan.

Sementara itu, Ginting cukup sering membuat kesalahan sendiri. Hal ini membuat Jonatan makin leluasa menguasai permainan.

Game point akhirnya berhasil direbut Jojo saat kedudukan 20-11 yang langsung dikonversi menjadi poin pamungkas sehingga laga berlanjut ke gim ketiga.

Memasuki gim penentuan, giliran Jonatan yang banyak melakukan kesalahan. Hal ini membuat Ginting leluasa menambah angka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: