Pengakuan Tersangka Penembak Sopir Truk di Sungai Ceper OKI, Dendam Karena Korban Sering Menghina

Pengakuan Tersangka Penembak Sopir Truk di Sungai Ceper OKI, Dendam Karena Korban Sering Menghina

Tersangka Kantil saat diamankan di Mapolres OKI, Minggu 27 November 2022.-Foto: Niskiah/sumeks.co-

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO -  Anti alias Kantil (37) hanya bisa pasrah dan menyesali perbuatannya. Tersangka pembunuhan terhadap Edi Musanto (38) warga Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir, telah mengakui perbuatannya. 

Sementara dari pengakuan tersangka, motif utama untuk menghabisi nyawa korban karena dendam. Tersangka mengaku sakit hati terhadap korban yang kerap mengejeknya. 

Tersangka mengaku telah lama sakit hati dan dendam. Korban disebut sering menghinanya. Korban sering menyebut-nyebut istri tersangka adalah bekas pacar adik korban. 

"Korban ini sering menghina saya dan sudah berlangsung lama. Hinaan korban bahwa istri saya bekas pacar adiknya diumumkan kepada orang-orang di desa serta perkataan kotor korban terhadap istri saya," ungkap Kantil, yang keseharian bekerja sebagai petani ini. 

BACA JUGA:Pelaku Penembakan Sopir Truk di Sungai Ceper OKI Berhasil Ditangkap, Ini Motifnya

Ditegaskan Kantil, korban ini selain menghina dirinya, jelas-jelas juga menghina istrinya yang merupakan mantan pacar adik korban. 

"Dari hinaannya itu setiap hari bila bertemu dan diumumkan kepada orang-orang desa jadi membuat saya sakit hati dengan korban dan menjadi dendam. Ada kesempatan kemarin sehingga saya tembak," ungkapnya. 

Disampaikan Kantil, korban tersebut padahal satu desa dengannya namun tidak memandang bagaimana sakit hati atas hinaannya.

"Karena menyangkut harga diri saya dan membuat saya dimalukan dan dihinakan juga istri saya seperti itu sehingga muncul rasa dendam akhirnya korban kutembak," jelasnya. 

BACA JUGA:Miris, Suami Istri di Lubuklinggau Temukan Anak Gantung Diri di Rumah

Ketika ditanya, darimana asal muasal senjata api rakitan yang digunakannya untuk menembak korban, diakui tersangka didapat dengan cara membeli dengan seseorang di desa. 

"Sudah lama menyimpan pistol itu, lah dari 2 tahun lalu aku belinya dari teman di desa untuk jaga-jaga," ucap Kantil yang telah mempunyai 2 orang anak ini. 

Dia menjelaskan, usai kejadian itu membuat korban meninggal dunia, sebenarnya menyesal tetapi martabat dihina terpaksa saya dendam dan menembak korban.

Sebagaimana diketahui, tersangka diamankan di salah satu rumah keluarganya di Desa Sungai Ceper, Sabtu 26 November 2022 sekira pukul 20.00 Wib. Penangkapan tersangka hanya berselang beberapa jam setelah kejadian. (*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: