Polisi Temukan 2 Butir Amunisi di Rumah Kades Bayat Ilir, Dugaan Bunuh Diri Menguat

Polisi Temukan 2 Butir Amunisi di Rumah Kades Bayat Ilir, Dugaan Bunuh Diri Menguat

Polisi masih melakukan penyelidikan di lokasi tertembaknya Kades Bayat Ilir. Foto : harian muba--

SUMEKS.CO, MUBA - Satreskrim Polres Muba hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan terkait tertembaknya Kepala Desa (Kades) Bayat Ilir,  Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba Muhammad Idris, Rabu (10/8) pagi kemarin.

Kapolres Muba AKBP Siswandi SIK mengungkapkan saat ini anggotanya masih terus melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengungkap penyebab pasti kasus ini. 

"Kita masih melakukan pendalaman untuk mengungkapkan peristiwa ini. Nanti kalau sudah ada perkembangan akan dikabarkan ke teman-teman wartawan," jelasnya saat dikonfirmasi Selasa malam.  

BACA JUGA:Belum Siuman, Kades Bayat Ilir Bukan Ditembak OTD?

Kapolres menegaskan korban bukan ditembak orang tak dikenal (OTD) namun ada kemungkinan lain. "Namun untuk memastikan anggota kita masih melakukan pendalaman lebih lanjut," paparnya.  

Namun informasi yang diperoleh dari kepolisian, petugas berhasil menemukan dua butir amunisi saat melakukan penggeledahan di rumah Kades.

“Dua butir amunisi tersebut ditemukan di dalam tas saat dilakukan penggeledahan di rumah korban,” ujar salah satu sumber yang enggan namanya disebutkan.

Dari informasi sebelumnya, petugas menemukan sepucuk senjata api (senpi) rakitan jenis FN tidak jauh dari korban di lokasi kejadian.

BACA JUGA:Saat Lari Pagi, Kades Bayat Ditembak OTD

Dari sejumlah bukti dan keterangan saksi, dugaan korban bunuh diri semakin menguat. Namun, hingga saat ini tim redaksi masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 05.30 WIB. ketika itu sang Kades sedang melakukan aktifitas lari pagi di luar rumah.

Belum tahu secara pasti, tiba-tiba korban Idris jatuh terkena tembakan di dekat dada. Saat ini, korban dilarikan ke RS Siloam Jambi guna mendapatkan perawatan medis.

Terpisah, Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi MSi meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas kasus tersebut. 

"Saya minta APH mengusut siapa yang melakukan penembakkan, apa motifnya," pungkasnya.(boi/harian muba/dho)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: