Siap-siap, Harga Mi Instan Bakal Naik Tiga Kali Lipat

Siap-siap, Harga Mi Instan Bakal Naik Tiga Kali Lipat

ILUSTRASI: Mie instan harganya akan naik tiga kali lipat. Foto: gian yasa/Pixabay --

SUMEKS.CO - Imbas dari perang Rusia dan Ukraina, pasokan gandum yang jadi bahan pokok pembuatan mi instan berkurang.

Hal ini membuat Pemerintah bakal mengambil langkah menaikan harga mi instan hingga tiga kali lipat.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan selama ini Indonesia mengandalkan pasokan gandum impor dari Rusia dan Ukraina.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina cadangan gandum sebanyak 180 juta ton tidak bisa keluar dari dua negara tersebut.

"Belum selesai dengan climate change, kita dihadapkan Perang Ukraina-Rusia. Di mana ada 180 juta ton gandum nggak bisa keluar, jadi hati-hati yang makan mi banyak dari gandum, besok harganya (naik) 3x lipat," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam sebuah webinar, dikutip Selasa (9/8/2022).

BACA JUGA:Harga Telur Tinggi, Disdag Palembang Anggap Biasa

Dari pantauan JawaPos.com di salah satu toko grosir yang ada di Pasar Kencar, Jakarta Barat, untuk mengecek harga mie instan yang dikabarkan bakal naik tersebut.

Salah satu penjaga toko tersebut mengatakan bahwa harga mie instan semua merek di tokonya sudah naik di harga Rp 3.000 per bungkusnya. “Semua, mau yang soto, goreng, ayam bawang. Merek apapun juga harganya sama segitu,” katanya, Rabu (10/8).

BACA JUGA:Harga Merangkak Naik, Produksi Kopi Melemah

Sebulan sebelumnya, harga mi instan di tokonya biasa dijual dengan harga Rp 2.500 untuk semua merek mi instan. Ia mengaku tidak tahu alasan harga mi instas terus-menerus naik. “Udah dari sananya begitu,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk harga per dus yang berisi 40 pcs, penjaga toko tersebut mengaku pernah membeli Indomie goreng dengan harga mencapai Rp 120 ribu. Sebelumnya, harga per dus mi instan Indomie goreng hanya dibandrol Rp 112 ribu sampai Rp 114 ribu.

Hal yang sama juga terjadi di toko kelontong lain di daerah Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. Harga mi instan rerata sudah ada di angka Rp 3000 per bungkusnya. “Naik Rp 400-500,” jelasnya.

BACA JUGA:UMKM Binaan Medco Ini, Sukses Tembus Pasar Internasional

Penjaga toko kelontong tersebut mengatakan bahwa harga mi instan memang belakangan ini terus naik. “Orang bahan pokok aja naik,” katanya. “Jangankan mi, ini kopi-kopi juga pada naik, kok,” pungkasnya. (Jpc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: jawapos.com