Pemilu Israel, ini Hasil Hitung Cepat

Rabu 28-10-2026,09:11 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

SUMEKS.CO - Pemilihan umum (Pemilu) Israel telah dilaksanakan, Selasa (27/10/2026). Metode hitung cepat atau atau exit poll Pemilu Israel 2026 telah mengumumkan hasilnya.

Hasil hitung cepat sementara menunjukkan koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tertinggal tipis dari blok oposisi yang dipimpin Gadi Eisenkot.

Meski demikian, belum ada pihak yang dipastikan memenangkan pemilu parlemen Israel.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang diperbarui oleh tiga stasiun televisi utama Israel, blok oposisi pimpinan Eisenkot diproyeksikan memperoleh 52 kursi parlemen, sedangkan koalisi Netanyahu mendapatkan 50 kursi.

BACA JUGA:Puluhan Jet Tempur Israel Provokasi Militer Iran

BACA JUGA:Pilot Berstatus WNI, Israel Tolak Pesawat Kargo Etiopia Mendarat

Sementara itu, sebanyak 18 kursi lainnya diperkirakan diraih partai-partai Arab yang tidak berafiliasi dengan kedua blok tersebut.

Dilansir dari Reuters, Rabu (28/10/2026), hasil tersebut menjadi kemunduran bagi Netanyahu yang telah memimpin Israel selama hampir 19 tahun dalam beberapa periode.

Namun, keunggulan oposisi belum tentu cukup untuk mengakhiri kekuasaan Netanyahu. Sebab, tidak ada kubu yang diperkirakan mencapai ambang batas 61 kursi dari total 120 kursi parlemen atau Knesset untuk membentuk pemerintahan mayoritas.

Kondisi ini membuat masa depan kepemimpinan Israel masih belum dapat dipastikan. 

BACA JUGA:Konjen Ditutup Israel, Inggris Akan Usir Diplomat Zionis di London

BACA JUGA:Kopilot FlyDubai Coba Bajak Pesawat Tujuan Israel, Netanyahu Berang

Hasil pemilu Israel 2026, kubu Netanyahu tertinggal

Hasil hitung cepat terbaru memperlihatkan persaingan ketat antara koalisi Netanyahu dan kelompok oposisi. Blok Eisenkot memperoleh keunggulan dua kursi dibandingkan koalisi yang dipimpin Partai Likud milik Netanyahu.

Namun, hasil berbeda disampaikan sejumlah media Israel lainnya. Channel 14, stasiun televisi yang dikenal mendukung Netanyahu, memperkirakan koalisinya dapat memperoleh 60 kursi. Jumlah itu lebih tinggi daripada proyeksi tiga jaringan televisi utama Israel, tetapi masih berada satu kursi di bawah ambang mayoritas parlemen.

Kategori :