BACA JUGA:Ancaman Trump Ditanggapi Serius Iran, Berpotensi Memicu Perang Dunia III
BACA JUGA:Trump Batalkan Serangan Habis-habisan ke Iran, ini Alasannya
Garda Revolusi Iran sebelumnya mengklaim sebuah kapal tanker minyak terbakar setelah menabrak dua ranjau ketika melewati rute yang disebutnya ilegal. Militer AS membantah klaim tersebut sebagai disinformasi dan menyatakan, "Tidak ada kapal yang menabrak ranjau di Selat Hormuz."
Sementara itu, perusahaan manajemen risiko maritim Yunani Marisks melaporkan dua kapal tanker minyak mentah terkena "proyektil tak dikenal" pada Senin malam. Badan UK Maritime Trade Operations mencatat salah satu insiden tersebut dan mengatakan tidak ada korban maupun dampak lingkungan yang dilaporkan.
Setelah enam bulan perang, kedua pihak masih berada dalam kebuntuan. Serangan terbaru kembali meningkatkan risiko konflik terbuka di kawasan, sementara upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali kesepakatan antara Washington dan Teheran belum menghasilkan terobosan. (dri)