Banner Pemprov

Perang Melawan Iran, AS Habiskan Setengah Kuadriliun

Perang  Melawan Iran, AS Habiskan Setengah Kuadriliun

Rudal Iran.--

TEHERAN, SUMEKS.CO - Keuangan Amerika Serikat (AS) terkuras sejak perang melawan Iran pada 28 Februari lalu. Tercatat setengah kuadriliun habis akibat perang ini.

Sampai saat ini perang AS terhadap Iran masih berlangsung. Pemerintah Iran pun menolak melakukan pembicaraan dengan AS untuk menghentikan perang. Ini disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia terbuka untuk melanjutkan pembicaraan tentang perang di Timur Tengah.

"Jangan teralihkan oleh sinyal campur aduk presiden ASe -- dari 'tidak ada negosiasi' hingga 'kami siap untuk berbicara'," tulis Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/9/2026).

BACA JUGA:Iran Percepat Pembangunan Fasilitas Nuklir di Bawah Gunung, Kedalamannya Mencengangkan

BACA JUGA:AL Diserang, Militer AS Serang Kapal Tanker Iran di Selat Hormuz

"Pertaruhan seputar minyak dan selat telah berubah. Pengendalian kerusakan tidak akan menghentikan apa yang akan datang. Tidak ada pembicaraan sampai syarat-syarat Iran terpenuhi. Titik!" tegasnya.

Hal ini disampaikan setelah Trump pada hari Senin (14/9/2026) waktu setempat mengatakan dia terbuka untuk mengadakan pembicaraan dengan Iran. Ini disampaikan Trump setelah berminggu-minggu mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk membuat kesepakatan guna mengakhiri perang.

"Negara Iran yang sedang terpuruk ingin membuat kesepakatan, dengan cepat dan mendesak. Saya akan menentukan apakah AS akan memilih untuk terlibat atau tidak -- konsep yang terbuka bagi kami," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Iran telah berulang kali mencantumkan sejumlah tuntutan termasuk ganti rugi perang dan pencabutan sanksi sebagai prasyarat untuk mengakhiri perang dan blokade di Selat Hormuz.

BACA JUGA:Operasi Baru Militer AS, Serang Tanker di Pelabuhan Iran

BACA JUGA:Balas Serangan AS, Iran Serang Pangkalan Militer AS di Timteng

Kuras Duit AS

Perang yang dikobarkan AS terhadap Iran telah menelan biaya sekitar US$ 38 miliar, atau setara Rp671,9 triliun, tercatat hingga 1 Agustus. Biaya perang itu berpotensi untuk terus bertambah, hingga US$ 3 miliar (Rp53 triliun) setiap bulannya, selama konflik terus berlanjut.

Laporan soal biaya perang Iran itu, seperti dilansir AFP, Rabu (16/9/2026), disampaikan oleh Congressional Budget Office (CBO), yang merupakan lembaga nonpartisan, pada Selasa (15/9/2026) waktu setempat.

"Per 1 Agustus 2026, konflik bersenjata dengan Iran telah menelan biaya sekitar US$ 38 miliar (bagi Departemen Pertahanan AS)," kata CBO dalam laporannya, merujuk pada perang yang dimulai oleh serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: