Lengkapi Berkas Perkara Penyidikan, Tersangka Kholizol Tamhulis Diperiksa Intensif Kejati Sumsel
Kasi Penkum Kejati Sumsel Dr Vanny Yulia Eka Sari SH MH--Fdl
SUMEKS.CO,- Penyidikan kasus dugaan korupsi suap dan gratifikasi pengembangan jaringan irigasi Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2025, terus digeber.
Kali ini, penyidik bidang tindak pidana khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan kembali memeriksa tersangka Kholizol Tamhulis, Selasa 19 Mei 2026.
Kholizol Tamhulis yang diketahui merupakan anggota DPRD Muara Enim itu, dijemput dari Rumah Tahanan Tipikor Pakjo Palembang untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di kantor Kejati Sumsel.
Pemeriksaan dilakukan secara intensif selama beberapa jam guna melengkapi berkas penyidikan perkara yang kini terus dikembangkan penyidik.
BACA JUGA:Kejati Sumsel Menang Praperadilan, Kasus Dugaan Suap Proyek Irigasi Rp7 Miliar Muara Enim Berlanjut
Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari membenarkan adanya pemeriksaan terhadap tersangka tersebut.
Menurutnya, pemeriksaan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Dua tersangka korupsi gratifikasi atau suap proyek pengembangan irigasi di Kabupaten Muara Enim saat dilakukan penahanan beberapa waktu lalu--Fadli
“Dari informasi yang diterima, yang bersangkutan diperiksa selama beberapa jam dari pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai,” ujar Vanny saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Dalam pemeriksaan itu, tersangka Kholizol Tamhulis dicecar sekitar 15 pertanyaan yang berkaitan langsung dengan materi penyidikan perkara dugaan korupsi proyek irigasi bernilai miliaran rupiah tersebut.
Penyidik disebut tengah fokus mendalami aliran dana, serta keterlibatan sejumlah pihak lain dalam proyek pengembangan jaringan irigasi Kabupaten Muara Enim yang memiliki pagu anggaran mencapai Rp7 miliar.
Tak hanya memeriksa Kholizol, sehari sebelumnya penyidik juga kembali memanggil anaknya, Raga Alan Sakti, untuk menjalani pemeriksaan tambahan.

Dua tersangka korupsi gratifikasi atau suap proyek pengembangan irigasi di Kabupaten Muara Enim saat dilakukan penahanan beberapa waktu lalu--Fadli
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



