Banner Pemprov

Heboh! Toko Perak di OKI Didatangi Warga Jual Warisan Lama

Heboh! Toko Perak di OKI Didatangi Warga Jual Warisan Lama

Pemilik toko memperlihatkan barang perak zaman dulu yang diterimanya. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

Toko Perak di OKI Didatangi Warga Jual Warisan Lama 

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Sejumlah warga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) beramai-ramai mendatangi toko perak dan perhiasan di Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten OKI. 

Rupanya, para warga ini menjual warisan lama yaitu berupa koleksi lama yang telah lama tersimpan di lemari ataupun gudang rumah. 

Seperti Toko milik Mulia Lestarina mulai ramai diserbu warga sejak Februari 2026. Setiap hari, masyarakat datang silih berganti membawa berbagai barang lawas.

Yakni mulai dari kerajinan perak ukir, koin kuno, peralatan makan zaman kolonial, kuningan antik, hingga perhiasan emas model lama.

BACA JUGA:Jalankan Amanat Pemerintah, PLN Kawal Tuntas Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan Desa Pedamaran OKI

BACA JUGA:Musrenbang Kecamatan Pedamaran Timur Masyarakat Usulkan Pembangunan Jalan Poros Antar Desa

“Memang saya membeli perak karena harganya sedang naik. Semua bahan yang mengandung kadar perak kami terima,” ujarnya, Selasa 3 Maret 2026.

Menurutnya, sebagian besar barang yang dijual merupakan peninggalan era Jepang dan Belanda, seperti koin, tusuk konde, garpu, piring, hingga perhiasan klasik berukir manual.

“Barang yang ada ini rata-rata ini warisan orang tua atau nenek mereka. Selama ini hanya tersimpan, ternyata punya nilai ekonomi,” ungkapnya. 

Dijelaskan Mulia, setiap barang yang masuk terlebih dahulu diperiksa untuk mengetahui kadar logam serta nilai jualnya. Untuk perak, ia membeli dengan harga Rp75.000 hingga Rp80.000 per gram, tergantung kadar dan motif.

BACA JUGA:3 Pemuda Ogan Ilir Tertangkap Anggota Polsek Pedamaran Timur Patroli Bawa Sajam

BACA JUGA:Terdakwa Kasus Pembunuhan di Pedamaran OKI Dihukum 20 Tahun, JPU Ajukan Banding

Sementara barang kuningan unik bisa dihargai hingga Rp200.000 per buah. Jika kondisinya biasa, dibeli secara kiloan dengan kisaran Rp90.000 sampai Rp100.000 per kilogram. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: