Banner Pemprov
Pemkot Baru

Pemuda di Ogan Ilir Serang Tetangga dengan Celurit, Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku Guna Hindari Amuk Massa

Pemuda di Ogan Ilir Serang Tetangga dengan Celurit, Polisi Gerak Cepat Amankan Pelaku Guna Hindari Amuk Massa

Korban pembacokan oleh seorang pemuda, saat dirawat di Puskesmas Tanjung Raja. --

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Warga Kampung Keramat Kelurahan Tanjung Raja Utara Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir, mendadak hehoh, sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat, 2 Januari 2026.

Betapa tidak, suasana yang tadinya hening, tiba-tiba berubah menjadi mencekam saat terjadinya keributan antar warga di kawasan tersebut.

Parahnya lagi, dari keributan tersebut menyebabkan pertumpahan darah, dimana dua orang warga setempat menderita luka-luka terkena sabetan senjata tajam.

Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Tanjung Raja, IPDA Hairil Anwar menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan terduga pelaku penganiayaan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

BACA JUGA:Kakek 61 Tahun di Ogan Ilir Diamankan Polsek Tanjung Raja, Gegara Tinju Korbannya Saat Tagih Uang

BACA JUGA:Gadaikan Motor Tetangga Seharga Rp 10 Juta, Pria di Ogan Ilir Kini Diamankan Unit Reskrim Polsek Tanjung Raja

"Saat ini terduga pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Tanjung Raja dengan status titipan. Karena saat ini, korban belum membuat laporan," terangnya. 

Adapun terduga pelaku yang kita diamankan di Mapolsek Tanjung Raja, yakni, EH, 18 tahun, LK III RT 06 Kelurahan Tanjung Raja Utara Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir. 

Hairil menerangkan, peristiwa berdarah tersebut berawal dari saksi Badari, 55 tahun, sedang berbincang-bincang bersama kedua korban, Ariyo dan Eduwar.

Tiba-tiba, terduga pelaku EH datang menghampiri lokasi dengan cara berlari sambil membawa senjata tajam jenis celurit.

BACA JUGA:3 Bulan Jadi Buron, Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Polsek Tanjung Raja Berkat Rekaman CCTV

BACA JUGA:2 Rumah di Desa Arisan Deras Ogan Ilir Terbakar, Polsek Tanjung Raja Datangi TKP Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Terduga pelaku kemudian mengayunkan celurit tersebut ke arah korban Eduwar, namun serangan pertama tidak mengenai korban lantaran sempat melakukan perlawanan.

"Sehingga sempat terjadi pergulatan antara korban dan pelaku," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait