Wartawan Senior Palembang Pos, Robbyansyah Tutup Usia, Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun

Wartawan Senior Palembang Pos, Robbyansyah Tutup Usia, Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun

Innalillahi, wartawan senior Palpos Roobyansyah (kanan) meninggal dunia di Palembang. Sosok rendah hati, dedikasi dan karya jurnalistiknya akan dikenang--

Kecintaannya pada dunia tulis-menulis membawanya bergabung dengan Palembang Pos (Palpos), salah satu media besar di Sumatera Selatan. Almarhum pernah bertugas sebagai wartawan di wilayah OKU Timur.

Tulisan-tulisannya yang tajam namun tetap berimbang membuat namanya dikenal di internal redaksi. Karena kualitas dan kedisiplinannya, almarhum kemudian ditarik ke kantor pusat Palembang Pos untuk membantu proses editing serta menjadi bagian penting dalam perencanaan dan proyeksi redaksi.

“Dia itu tulisannya selalu enak dibaca, detail, dan kuat dalam data. Makanya redaksi memintanya membantu di pusat. Banyak yang belajar dari beliau,” kenang H.Mahmud, salah satu sosok yang pernah mendampingi almarhum di redaksi Palpos.

BACA JUGA:FJPI Sumsel Hadir sebagai Rumah Jurnalis Perempuan, Fokus pada Kesetaraan dan Profesionalisme

BACA JUGA:Bos Kompas Heran dengan Alwi Hamu

Bertahun-tahun mengabdi di dunia jurnalistik, almarhum Robbyansyah dikenal sebagai wartawan yang berdedikasi tinggi, tidak hanya menulis berita, tetapi juga membimbing junior-juniornya. 

Ia selalu mengingatkan agar wartawan muda bekerja dengan hati, menjaga etika, dan mengedepankan kebenaran. Jabatan terakhir sebegai wakil Pimred Palambang Pos.

“Roby itu orangnya sederhana. Tidak banyak bicara, tapi kalau soal kerja, sangat serius. Anak-anak muda banyak belajar darinya,” ujar salah satu rekannya Bambang di Palpos.

Selain itu, almarhum juga masih aktif bekerja di PT Wahana Semesta, perusahaan penerbit koran Palembang Pos. Keaktifannya menunjukkan bahwa meski usia bertambah, dedikasi dan cintanya pada dunia pers tidak pernah surut.

Sosok yang Rendah Hati. Di luar dunia kerja, almarhum dikenal sebagai pribadi yang hangat dan rendah hati. Rekan-rekannya menyebut ia selalu hadir dengan senyum ramah, tidak segan membantu siapa pun yang membutuhkan.

“Beliau bukan hanya wartawan senior, tapi juga abang, kakak, sekaligus guru. Kami kehilangan sosok panutan,” ucap seorang sahabatnya, Yanti.

Tidak heran, kabar kepergian Roobyansyah menimbulkan duka mendalam. Banyak yang merasa kehilangan figur yang tidak hanya berperan di dunia jurnalistik, tetapi juga di kehidupan sehari-hari.

Doa untuk Almarhum. Seiring ucapan belasungkawa yang mengalir, doa-doa terbaik dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Harapannya, amal ibadah serta karya jurnalistiknya menjadi pahala yang terus mengalir.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Semoga Allah mengampuni segala dosa dan menerima amal ibadah almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” tulis direktur Palpos Ahmad Wahyudi.

Kepergian Robbyansyah bukan hanya duka bagi keluarga dan kerabat dekat, tetapi juga kehilangan besar bagi perusahaanya. Dedikasinya dalam mengawal informasi, mengedepankan kebenaran, serta membina generasi muda di dunia jurnalistik akan selalu dikenang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: