Pj Gubernur Agus Fatoni Launching Website Posko Ekonomi di Kota Prabumulih

Pj Gubernur Agus Fatoni Launching Website Posko Ekonomi di Kota Prabumulih

Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni melaunching website Posko Ekonomi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih--

Sementara itu, terdapat 61 anak stunting penderita stunting di Kota Prabumulih dan tergolong rendah jika mereka segera diangkat menjadi anak asuh melalui program Ayah-Bunda Asuh Stunting.

Kemudian, penurunan stunting juga bisa dicapai dengan memfasilitasi posko dan dapur umum untuk dikonsumsi anak stunting.

Fatoni optimis jika seluruh langkah tersebut diterapkan maka angka stunting dapat dihapuskan dan dituntaskan di Prabumulih pada tahun ini.

BACA JUGA:Pj Gubernur Agus Fatoni Sinergi Bersama Balai Karantina Tingkatkan Ekspor Komoditas Pertanian hingga Peternaka

BACA JUGA:Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Dorong Percepatan Pembangunan Tol Betung-Bayung Lencir

"Stunting ini bisa kita cegah dengan penyediaan rumah layak huni. Pemprov Sumsel sendiri telah launching Gerakan Bedah Rumah Serentak se-Sumsel (GBRSSS). Di Sumsel ada 8391 rumah yang akan dibangun sementara itu di Prabumulih ada 300 rumah yang dibangun yang dananya berasal dari CSR dan dana desa,” bebernya.

Fatoni menyebut selain berasal dari CSR dan dana desa, Baznas Prabumulih akan membangun 120 rumah layak huni serta Pertamina juga akan membangun 10 rumah layak huni.

Tak hanya GBRSSS, Pemprov Sumsel juga telah mencanangkan Gerakan Pembangunan Sanitasi Serentak se-Sumsel (GPStSS) yang akan dibangun 8000 lebih sanitasi.

Di akhir sambutannya, Fatoni mengingatkan pentingnya kerjasama dalam merealisasikan Gerakan Serentak agar mampu membangun dan tercapainya program pemerintah secara optimal.

BACA JUGA:Pj Gubernur Agus Fatoni Didesak Pecat Plh Kadisdik Sumsel & Batalkan Pengangkatan Teddy Meilwansyah, Ada Apa?

BACA JUGA:Pj Gubernur Agus Fatoni Ajak Pengurus PWP Sumsel Kembangkan Potensi Daerah ke Perantauan

Dalam kesempatan yang sama, Pj Walikota Prabumulih Elman menyebut website Posko Ekonomi dapat terealisasi atas urun rembug Forkopimda Prabumulih sekaligus menindaklanjuti program Pemerintah Pusat dan Pemprov untuk penanganan kemiskinan ekstrem.

"Dalam website ini terdapat data yang akurat by name by address yang bisa diakses. Saat ini terdata ada 127 KK yang masuk kategori rumah tangga miskin," ujarnya.

Disebutkannya ada 7 rumah layak huni yang dibangun melalui CSR Bank Sumsel Babel (BSB) 2 rumah layak huni, pertama atas nama Edi Pangat di Kelurahan Majasari, dan hari ini rumah yang akan dibangun atas nama Tafri berada di Kelurahan Sungai Medang. Sehingga masih tersisa 5 rumah yang akan dibangun.

Kemudian terkait penanganan stunting, Pemkot Prabumulih telah berhasil menurunkan angka stunting hingga 61 anak stunting per 18 Maret 2024 dari jumlah sebelumnya yang mencapai 79 anak stunting per 18 Desember 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: