Antisipasi Banjir di Palembang, Ratu Dewa Minta Camat dan Lurah Siap Siaga, Harus Ambil Langkah Ini

Antisipasi Banjir di Palembang, Ratu Dewa Minta Camat dan Lurah Siap Siaga, Harus Ambil Langkah Ini

Pj Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa minta dan mengimbau seluruh Camat dan Lurah siap siaga untuk mengantisipasi banjir. Foto: dokumen/sumeks.co--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Pj Wali Kota PALEMBANG, H Ratu Dewa mengimbau seluruh Camat dan Lurah agar siap siaga untuk mengantisipasi banjir

Mengenai imbauan tersebut, diungkapkan Ratu Dewa kepada SUMEKS.CO pada Minggu 14 Januari 2024.

"Saya instruksikan kepada seluruh OPD terutama Lurah dan Camat untuk siap siaga di wilayah masing-masing," ungkapnya. 

Ratu Dewa menjelaskan, ketika hujan deras merendam di beberapa titik tertentu, Camat dan Lurah segera melaporkannya, untuk itu harus bersiaga.

BACA JUGA:Ratu Dewa Minta OPD dan Camat Siaga 1, Antisipasi Banjir Kiriman

Maka petugas lapangan segera berkoordinasi dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi resiko banjir.

"Silakan Lurah dan Camat bersiap di wilayah masing-masing untuk mengantisipasi potensi banjir," jelasnya. 

Lanjut Ratu Dewa menuturkan, meminta Lurah dan Camat terlibat aktif dalam upaya pencegahan atau meminimalisir dampak parah banjir bagi warga. 

"Harap segera berkomunikasi jika terjadi banjir agar dapat ditanggulangi dengan cepat," tuturnya. 

BACA JUGA:Polda Sumsel Respon Cepat Bantu Korban Banjir di Muratara, Kapolda: Bukti Polri Hadir di Tengah Masyarakat

Selain itu, Ratu Dewa juga mendorong warga untuk merawat lingkungan. Khususnya membersihkan drainase, got, dan saluran air di depan rumah masing-masing agar aliran air lancar dan tidak menyebabkan genangan di pemukiman.

"Terlebih, beberapa daerah di Sumatera Selatan saat ini sedang menghadapi banjir karena tingginya intensitas hujan dan meluapnya beberapa sungai," tegasnya. 

Dikatakan Ratu Dewa bahwa kenaikan air disebabkan oleh aliran dari Sungai Ogan, Lematang, Sungai Rawas, dan sungai lainnya. 

"Air laut juga mencapai posisi 4 menurut data BMKG," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: