Korban di Palestina Semakin Bertambah, Ini Upaya Terbaik yang Bisa Dilakukan Menurut Ustadz Felix Xiauw

 Korban di Palestina Semakin Bertambah, Ini Upaya Terbaik yang Bisa Dilakukan Menurut Ustadz Felix Xiauw

Ustad Felix Xiauw--dok : sumeksco

SUMEKS.CO - Korban kekejian Israel di Gaza, Palestina hampir menyentuh angka 15 ribu jiwa selama konflik sejak 7 Oktober 2023.

Menyoroti peristiwa tersebut, Ustadz Felix Siauw mengatakan apa yang sudah dilakukan oleh zionis ini bukan lagi perang yakni genoside. 

Bagaimana tidak geram, saat ini angka korban hampir menyentuh 15 ribu jiwa tewas dimana diantaranya 6.150 anak-anak dan 4.000 wanita termasuk di antara korban tewas, dan 36.000 orang lainnya terluka parah.

Kementerian kesehatan bahkan sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat memberikan jumlah pasti korban karena pertempuran sengit yang menghambat pemulihan jenazah.

BACA JUGA:Hina Nabi dan Sebut 4000 Bayi Terbunuh di Palestina Belum Cukup eks Petinggi AS Stuart Saldoitz Ditangkap!

Menurut Ustadz Felix Xiauw, sifat kritis netizen alias warganet Tanah Air saat ini cukup berbahaya terutama untuk negara yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Tidak hanya itu saja bahkan banyak yang mengatakan dan merilis jika netizen yang paling parah di dunia saat ini adalah di Indonesia.

“Julidnya netizen itu berbahaya sekarang bahkan Israel juga merilis tentang hal ini, maka lanjutkan kejulidan Anda sekarang,” kata Ustadz Felix Siauw dikutip dari podcastnya yang tersebar di media sosial pada Jumat 24 November 2023.

Pendakwah berdarah Tionghoa tersebut juga melanjutkan di tengah kecaman dunia terhadap kebrutalan yang dilakukan Israel  menyerang Gaza Palestina, warganet atau netizen Indonesia cukup aktif menunjukkan rasa ketidaksukaannya.

BACA JUGA:Pesan Terakhir Ayat Khadoura, Jurnalis Palestina Syahid Usai Bikin Video Viral, Total 60 Wartawan Terbunuh

“Tugas setan adalah menyampaikan misinformasi nah sekarang lihat drama-drama yang dibuat mereka yang seolah kami takut banget, kami setiap hari diancam rudal Hamas yang teroris itu,” lanjutnya.

Lebih lanjut  bahkan warga Israel saat ini bisa hidup bebas dengan segala kebiasaan yang tetap dilakukan dan dikerjakan hingga sekarang diantaranya mendatangi klub malam sambil menikmati alcohol tanpa gangguan.

Drama-drama semacam itu menurutnya memang hanya bisa dilawan oleh kekuatan jari netizen yang merupakan sesuatu pembelaan terhadap kebenaran.

“Kalau orang Hamas melakukan kayak Anda justru salah karena mereka tengah berperang. Jadi tugas Anda ya seperti itu sekarang,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: