Tingkat Pengangguran di Provinsi Sumatera Selatan Turun Menjadi 4,11 Persen

Tingkat Pengangguran di Provinsi Sumatera Selatan Turun Menjadi 4,11 Persen

PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni.--dok : sumeks.co

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Saat ini pertumbuhan perekonomian di Sumatera Selatan terbilang tumbuh stabil sebesar 5,08 persen pada Triwulan III Tahun 2023 (year-on year/yoy). 

Melihat pertumbuhan tersebut, tentu diharapkan bisa mendorong terciptanya lapangan kerja yang berdampak pada penurunan tingkat pengangguran terbuka. 

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumsel, Regina Ariyanti, mengatakan bahwa penduduk yang bekerja serta lapangan pekerjaan terbilang meningkat, utamanya pada sektor pengangkutan dan pergudangan.

"Pada Agustus 2023 penduduk yang bekerja sebanyak 4,40 juta orang, meningkat sebanyak 109,96 ribu orang dari Agustus 2022. Lapangan pekerjaan terbesar ada pada sektor pengangkutan dan pergudangan sebanyak 63,28 ribu orang," ucap Regina di Kantor Bappeda Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa 7 November 2023.

BACA JUGA:Pengangguran di Kota Palembang Sudah Kronis, Job Fair di PTC Membeludak Hingga Pakai Sistem Buka Tutup Segala

Lebih lanjut dia juga merincikan tingkat pengangguran terbuka di Sumatera Selatan pada Agustus 2023 dimana terlihat mengalami penurunan menjadi 4,11% dari 4,63%  yakni turun sebanyak 19.750 orang di bulan Agustus 2022.

Sementara itu, tingkat kesejahteraan petani di Sumatera Selatan juga semakin membaik. 

Hal ini ditunjukkan oleh perkembangan nilai tukar petani di Sumatera Selatan pada Oktober 2023 sebesar 108,05 mengalami kenaikan sebesar 1,96% dibandingkan September 2023 yang sebesar 105,97. 

"Peningkatan terjadi pada subsektor tanaman pangan, hortikultura dan tanaman perkebunan rakyat," kata Regina.

BACA JUGA:Pj Gubernur Agus Fatoni Buka Pameran Jelajah Sumatera Selatan di Bandara Soetta

Sementara itu, produksi padi pada bulan Januari-September 2023 sebesar 2.521.920 ton-GKG atau naik 1,93%.

"Produksi karet untuk SIR 10 dan SIR 20 naik sebesar 0,87 persen (yoy), dan produksi CPO dan palm kernel naik sebesar 227,40 persen (yoy)," ungkapnya.

Untuk informasi, capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumsel mencapai 5,08 persen dimana merupakan yang tertinggi atau tingkat pertama di pulau Sumatera. 

BACA JUGA: Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Minta BSB Tingkatkan Inovasi di Berbagai Bidang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: