Andalkan 'Felling' Arjo Oplos Solar dan Pertalite Palsu

Andalkan 'Felling' Arjo Oplos Solar dan Pertalite Palsu

BBM Oplos --

SUMEKS.CO - Jika tidak keburu dibekukan polisi, bisnis minyak ilegal Arjo Madjuri (54), dipastikan tetap lancar. 

Apalagi bisnis solar dan pertalite palsu ini sudah dilakoninya sejak 8 bulan terakhir, dengan keuntungan sangat menggiurkan. 

Arjo meracik sendiri minyak putih yang dibeli dari penyulingan ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumsel itu, untuk menjadi solar dan pertalite palsu. 

Arjo memberikan warna hijau dan kuning pada minyak putih yang dibelinya. Sehingga mirip solar dan pertalite milik Pertamina.   

Arjo memproduksi sendiri dan memasarkan pertalite dan solar palsu itu. Bahkan, bisnisnya itu berjalan lancar. 

BACA JUGA:Marak, Diduga Mobil Pengangkut Minyak BBM Oplosan Lalu-lalang di PALI

"Minyak putih saya masukkan ke dalam drum plastik ukuran 100 liter, takaran perwarnanya 1 sendok makan. Terus aduk-aduk, siap jual,” jelasnya.

Zat kimia berupa bubuk warna hijau, gunanya sebagai pewarna agar minyak putih hasilnya menyerupai warna pertalite produksi Pertamina.

Untuk solar palsu, gunakan bubuk warna kuning.

"Tidak tahu apa namanya, cuma tahunya pewarna minyak waktu beli,” akunya.

Dari setiap 200 liter minyak palsu hasil produksinya, Arjo mengaku bisa mendapatkan uang sekitar Rp2 juta.

BACA JUGA:Tambang Minyak Rakyat Belum Dilegalkan Pemerintah, Gudang Minyak Oplosan di Ogan Ilir Jelas Melanggar Hukum

“Satu drum habisnya sekitar satu minggu,” ucap pria berlatar belakang Sarjana Ekonomi itu.

Minyak pertalite dan solar palsu buatannya itu dijualnya sendiri secara eceran di depan depotnya, Jl Macan Lindungan, Kecamatan IB I, Palembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: