TikTok Shop Indonesia Tutup Penjual Online Malaysia ‘Ketar Ketir’, Affiliate Berharap Tak Terjadi di Negaranya

TikTok Shop Indonesia Tutup Penjual Online Malaysia ‘Ketar Ketir’, Affiliate Berharap Tak Terjadi di Negaranya

Tiktok shop indonesia tutup penjual online malaysia ‘ketar ketir’, affiliate berharap tak terjadi di negaranya. foto: @Jieyhaa/sumeks.co.--

SUMEKS.CO - Tiktok shop Indonesia ditutup membuat para penjual online TikTok di Malaysia ‘ketar ketir’.

Affiliate di negeri jiran berharap apa yang terjadi di Indonesia tidak terjadi di negaranya.

Belakangan ditutupnya TikTok shop di Indonesis juga menuai tanggapan dari penjual online di Malaysia.

Salah satunya datang dari pemilik akun TikTok Malaysia @Jieyhaa.

BACA JUGA: Usai Jualan di Tiktok Dilarang, Coba Celah Ini untuk Meraup Cuan dari Aplikasi Asal Cina

“Kasihan sangat wei terkesan sampai sini’, ujar Jieyhaa mengawali videonya.

“Banyak video yang fyp soal close….korang bayangnya orang betul-betul struggle…orang yang betul-betul mencari income dalam TikTok tiba-tiba sudah takde,” ungkapnya.

“Income lepas tu totally close dah tak boleh jual beg kuning dah tak boleh,” cetusnya.

Menurut Jieyhaa bisa dibayangkan bagaiman penjual yang sudah stok barangnya.

BACA JUGA:TikTok Shop Ditutup Penjual Tetap Live Jualan dengan Cara Lama, Pakai Link di Bio dan Daftar pada Logo Biru

“Korang bayangkan bagaiman para seller yang sudah stok barang banyak. Dan sudah berapa modal yang keluar,” keluhnya.

“Memang TikTok sudah notice dia akan ditutup. Tapi korang bayangkan orang dengan ekonomi yang sekarang ini? Lepastu kita as a priod makan dalam ni rasa macam terkesan weh,” lanjutnya.

“Ya Allah kalau terjadi di Malaysia bagaimana? Jika ditutup tak dapat income, tak ada lagi sumber pedapatan”.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: