Kepergok Curi 50 Kg Karet Bentuk Mangkuk dalam Kebun, Pria di OKU Kehilangan Nyawa Dimassa, Temannya Lolos

Kepergok Curi 50 Kg Karet Bentuk Mangkuk dalam Kebun, Pria di OKU Kehilangan Nyawa Dimassa, Temannya Lolos

Seorang pria di OKU tewas dimassa usai kepergok mencuri getah karet di dalam kebun. Ilustrasi. Foto: pojoksatu/jpg/jpnn--

BATURAJA, SUMEKS.CO – Satu dari dua orang terduga pencuri getah karet di kebun warga tewas usai dihajar dimassa. Sementara temannya berhasil kabur.

Terduga pelaku yang meninggal itu berinisial ASN, warga asal Lampung yang tinggal di Desa Karta Mulia, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU. 

Kedua pelaku kepergok mencuri getah karet dari mangkuk di kebun Desa Lubuk Banjar, Kecamatan Lubuk Batang, OKU pada Jumat 18 Agustus 2023 sekitar pukul 01.20 WIB.

Malam itu, warga yang tengah ronda malam melihat mereka. Karena mencurigakan dalam kebun, warga langsung meneriakinya maling.

BACA JUGA:Gagal Kabur, Pencuri Helm di Parkiran Motor Polsri Bukit Besar Tertangkap, Sempat Dimassa

Terduga pelaku dikejar di dalam kebun hingga ASN tertangkap. Nyawa ASN tak tertolong lagi, setelah babak belur dimassa. 

“Warga sudah kesal karena sudah getah karet di kebun sering hilang,” kata Hen, warga di Kecamatan Lubuk Raja, OKU dikutip dari sumateraekspred.id.

Jenazah ASN sempat dibawa ke RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja dan kemudian diambil dan bawa pulang oleh keluarganya. 

“Pihak keluarganya sudah menerima kejadian tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres OKU AKP Wanda Dhira Bernard SIK MSi.

BACA JUGA:Gagal Bawa Kabur Handphone Milik Emak-emak, 2 Pemuja Sabu Dimassa di Talang Jambe

Sementara, Kapolsek Lubuk Raja Iptu Andi Andry, menjelaskan dari perkara itu ada barang bukti sekitar 50 kilogram getah karet.

“Barang bukti masih berbentuk mangkuk dan dimasukkan dalam boks plastik. Mereka datang ke TKP naik sepeda motor,” terangnya.

Saat kepergok warga, satu pelaku kabur dan salah satunya tertangkap, akhirnya tewas dimassa. 

“Barang bukti yang ada, kami serahkan ke Polres OKU. Karena Polsek Lubuk Raja, tidak bisa menyidik perkara. Kasus dugaan pencurian getah karet ini masih dalam penyelidikan,” tutupnya. (bis)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: