Sopir Tembak di Kota Palembang Ugal-Ugalan, Turunkan Paksa Penumpang, Berujung Melas Minta Maaf
Sopir Tembak di Kota Palembang Ugal-Ugalan tak terima ditegur penumpang dan penumpang perempuan diturunkan paksa.--
Sopir Tembak di Kota Palembang Ugal-Ugalan, Turunkan Paksa Penumpang, Berujung Melas Minta Maaf
SUMEKS.CO - Media sosial dihebohkan dengan video sopir cadangan atau sopir tembak, mengamuk dengan seorang perempuan yang merupakan penumpang bus antar kota antar provinsi.
Peristiwa mengamuknya sopir tembak itu, terekam dan disiarkan oleh salah satu akun media sosial @Beinzo, lantaran dianggap penumpangnya sopir tembak tersebut ugal-ugalan mengemudikan busnya.
Dari rekaman video terlihat, bahwa sang sopir mengembalikan uang dari si penumpang karena tidak terima dirinya dikatakan ugal-ugalan dalam mengendarai bus.
BACA JUGA:Asal Usul Lomba Bidar, Bermula dari Persaingan Dua Pangeran Palembang Memperebutkan Gadis Idaman
Cek-cok mulut antara sopir dan penumpang pun tidak hanya terjadi didalam bus, namun juga diluar bus saat penumpang perempuan diturunkan paksa oleh sang sopir.
Terlihat jelas dibantu seseorang membuka bagasi samping bus berwarna hijau dan orange, untuk menurunkan barang yang dibawa penumpang yang diturunkan paksa tersebut.
Sopir Tembak di Kota Palembang Ugal-Ugalan dan penumpang perempuan diturunkan paksa.--
Masih dalam unggahan video dikatakan, keributan bermula saat sopir tembak mengemudikan bus secara ugal-ugalan hingga menabrak spiron mobil kendaraan lain.
Dituliskan dalam thumbnailnya, kejadian mengamuknya sang sopir tersebut terjadi di jalan Lintas KM12 Sukarami Palembang.
BACA JUGA:Begini, Asal Usul Lomba Panjat Pinang yang Selalu Ada Saat Perayaan 17 Agustus
"Kau kulaporke kau, kau salah nyuruh turun, kami ni bayar," kata perempuan penumpang yang diturunkan paksa oleh sopir sembari merekam.
Lantaran tidak terima direkam, lantas sopir yang mengaku dirinya orang Tangga Buntung ini pun makin berang hendak merampas paksa handphone milik penumpang yang diturunkan paksa tersebut.
Hingga membuat, penumpang perempuan tersebut berteriak meminta tolong kepada warga sekitar karena takut handphonenya bakal di rampas sang sopir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: