GAWAT! Tak Terima Dinasehati Ustaz Adi Hidayat, Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang Sebut Dirinya 'Rijal'

GAWAT! Tak Terima Dinasehati Ustaz Adi Hidayat, Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang Sebut Dirinya 'Rijal'

Syaikh Panji Gumilang menganggap, bahwa dirinya adalah "Rijal" atau orang yang kuat.--

GAWAT! Tak Terima Dinasehati Ustadz Adi Hidayat, Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Panji Gumilang Sebut Dirinya Sebagai 'Rijal'

SUMEKS.CO - Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu, Panji Gumilang, merasa tidak terima dengan nasehat yang disampaikan beberapa ulama di Indonesia.

Karena, Syaikh Panji Gumilang menganggap, bahwa dirinya adalah "Rijal" atau orang yang kuat.

"Ulama-ulama ini mestinya diajak diskusi, sama-sama Rijal-nya mas. Humm rijal, nahna rijal," kata Syaikh Panji Gumilang dikutip dari video yang diposting akun media sosial Helo milik @MASKREBET pada Jumat, 12 Mei 2023.

BACA JUGA:HOT INFO, Wapres Minta MUI-Kemenag Gercep Soal Al Zaytun, Jangan Kemarahan Masyarakat Merebak di Tahun Pemilu!

Ucapan Syaikh Panji Gumilang ini menanggapi berbagai anggapan masyarakat dan juga para ulama yang mengatakan, bahwa ajaran yang diterapkan di Ponpes Al-Zaytun Indramayu itu sesat. Makanya, Syaikh Panji Gumilang ingin berdiskusi dengan para ulama.

Ucapan Syaikh Panji Gumilang tersebut, mendapat tanggapan dari Ustadz Adi Hidayat. Menurut Ustadz Adi Hidayat, makna dari "Rijal" yang disebutkan oleh Syaikh Panji Gumilang tersebut dianggap tidak tepat.

Karena, menurut Abu Hanifah, "Rijal" itu merupakan jamak dari kata Rajul yang artinya sosok yang sudah kuat dalam bab ilmu.

Kemudian, kuat dalam kemampuan menganalisis, punya kemampuan menyimpulkan, dan punya bekal ilmu yang sangat luar biasa.

BACA JUGA:HOT NEWS, Eksklusif Banyak Prosedur, Pemerintah Daerah Susah Masuk Al Zaytun, Juga Wartawan Tak Diberi Akses

"Sehingga memahami dengan sempurna sesuai dengan kepakarannya, dan bisa mengambil keputusan," jelasnya.

Ditambahkan Ustadz Adi Hidayat, maka Abu Hanifah mengatakan "Hum rijal" kalau mereka punya kemampuan seperti itu, "Wanahnu rijal" kitapun sama-sama punya kemampuan.

"Tapi, yang dimaksud Abu Hanifah tersebut levelnya sama, bukan beda level," katanya.

Lalu, Ustadz Adi Hidayat, memberikan contoh bahwa Abu Hanifah itu merupakan seorang tabi'in.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: