Tokoh Gereja Tawarkan Bantuan Negosiasi dengan KKB Papua, Susi Pudjiastuti: Buktikan, Bebaskan Pilot Kami

Tokoh Gereja Tawarkan Bantuan Negosiasi dengan KKB Papua, Susi Pudjiastuti: Buktikan, Bebaskan Pilot Kami

Susi Pudjiastuti minta tokoh gereja Papua untuk membuktikan membebaskan Pilotnya tanpa syarat.--

Tokoh Gereja Tawarkan Bantuan Negosiasi dengan KKB Papua, Susi Pudjiastuti: Buktikan, Bebaskan Pilot Kami

SUMEKS.CO - Kabar terbaru nasib pilot Susi Air Philip Mehterns asal Islandia Baru, yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sepertinya perlahan mulai menemui titik terang.

Susi Pudjiastuti sebagai pemilik maskapai Susi Air, merespon perihal tawaran perwakilan gereja dan uskup di Papua untuk membantu bebaskan pilot yang disandera.

Respon Susi Pudjiastuti atas adanya tawaran itu berkata pihak gereja harus buktikan dan mengembalikan pilot yang disandera tanpa syarat.

BACA JUGA:TERKINI, Pihak Gereja di Papua Janji Negosiasi Pembebasan Pilot Susi Air, Kirim Utusan Bertemu Egianus Kogoya

Diketahui sebelumnya, pilot pesawat Susi Air Philips Mahterns beberapa bulan lalu dikabarkan telah disandera oleh KKB di pegunungan Intan Jaya Papua.

Selain disandera, Pesawat Susi Air juga telah dibakar oleh anggota KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya.

Atas di sanderanya sang pilot tersebut, pihak perwakilan gereja dan uskup di Papua berinisiatif menawarkan bantuan untuk menjadi mediator dengan pihak KKB Papua.

Negosiasi yang ditawarkan, yakni dalam rangka membebaskan pilot Susi Air Philip Mehterns yang telah disandera KKB Papua kurang lebih tiga bulan ini.

BACA JUGA:NAH LHO! 3 Bulan Pilot Susi Air Ditangan KKB Papua, Dewan Gereja Papua Bakal Turun Tangan Temui Egianus Kogoya

Pendeta Benny Giay sebagai mantan ketua Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) mengatakan inisiatif tersebut dilakukan setelah melihat kondisi masyarakat di kabupaten Nduga yang memprihatinkan.

Kondisi tersebut diduga lantaran, situasi dan kondisi serta ter-blokirnya akses distribusi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nduga.

Meski begitu, Benny mengutarakan jika ingin negosiasi dengan KKB Papua maka TNI-Polri harus menarik pasukannya terlebih dahulu

Dilanjutkan Benny, hal itu dilakukan demi menciptakan suasana damai di Kabupaten Nduga saat negosiasi dengan KKB berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: