INFO TERBARU, 2 Bibit Siklon Muncul di Samudra Hindia, BMKG: Hujan Lebat Guyur Indonesia hingga Pekan Depan

INFO TERBARU, 2 Bibit Siklon Muncul di Samudra Hindia, BMKG: Hujan Lebat Guyur Indonesia hingga Pekan Depan

Hujan Lebat masih akan mengguyur kota di Indonesia. Fenomena ini disebabkan ada 2 bibit siklon di Samudra Hindia.-foto:mia-

1NFO TERBARU, 2 Bibit Siklon Muncul di Samudra Hindia, BMKGHujan Lebat Guyur Indonesia hingga Pekan Depan

SUMEKS.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG  memantau ada fenomena alam terbaru yang bakal menerpa Indonesia.  Kini terpantau kemunculan 2 bibit siklon di Samudra Hindia, setelah sebelumnya El Nino diperkirakan gagal muncul dan tak kunjung selesai El Nina Modoki.

Yaitu, bibit siklon tropis 91Sdan 91B. Bibit siklon 91S, yang ke-2nya berada tepat di sekitar 4,3 derajat  Lintang Selatan dan 91,6 derajat Bujur Timur dengan kecepatan angin maksimum 15knot dan tekanan udara minimum 1008,5mb.

BACA JUGA:TERKINI, EL Nino Gagal Muncul Justru Fenomena Alam Ini Menghantam Indonesia

Pada hari Selasa 9 Mei 2023, bibit siklon tropis 91S dideteksi ada di Samudra Hindia sebelah Barat Bengkulu.

Dalam kondisi pancaroba ini, BMKG juga memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi hingga Senin pekan depan tanggal 15 Mei 2023.

Hampir seluruh pesisir Jawa Bagian selatan, Pulau Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan utara, pesisir Barat Pulau Sumatera, Maluku, Malukut Utara, Papua Barat dan Papua.

Fenomena alam dan cuaca ekstrem yang tidak pasti tersebut, BMKG meminta warga untuk ekstra hati-hati. Waspada dengan potensi hujan lebat, kemungkinan puting beliung, hujan kilat/petir, hujan es.


Hujan Lebat masih akan mengguyur kota di Indonesia. Fenomena ini disebabkan ada 2 bibit siklon di Samudra Hindia.-foto sumeks.co-

BACA JUGA:Update Terbaru, Fenomena EL Nino bakal Muncul 80 Persen di September, Langsung Pecahkan Rekor

Imbas dari itu, warga yang tinggal di daerah rawan longsor, banjir bandang, angin kencang, pohon tumbang, agar meningkatkan kewaspadaan.

Sebelumnya, BMKG  mengungkap ada potensi fenomena El Nino 2023 tidak jadi muncul di wilayah Indonesia.

Justru, BMKG memprediksi fenomena alam lanjutan El Nina Modoki menghantam hampir diseluruh wilayah Indonesia.

El Nina Modoki ini mengakibatkan turunnya hujan dengan intensitas tinggi.  La Lina Modoki menyebabkan terjadinya Kemarau basah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: