HOT NEWS! KKB Papua Tebar Ancaman Agar TNI-Polri Tak Masuk Sarang KKB, Kalau Tidak...

HOT NEWS! KKB Papua Tebar Ancaman Agar TNI-Polri Tak Masuk Sarang KKB, Kalau Tidak...

Juru Bicara TPNPB-OPM atau KKB, Sebby Sambom mengklaim telah membakar dau rumah warga.--

HOT NEWS! KKB Papua Tebar Ancaman Agar TNI-Polri Tak Masuk Sarang KKB, Kalau Tidak...

SUMEKS.CO - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menebar ancaman kepada prajurit TNI dan Polri yang melakukan misi penyelamatan Pilot Susi Air, Kapten Philips Marthens, di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau KKB, Sebby Sambom mengungkapkan, bahwa TNI dan Polri memang telah berusaha keras untuk masuk ke sarang KKB di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

"Memang dari TNI dan Polisi Indonesia sudah ada upaya untuk masuk secara paksa. Salah satu yang mereka gunakan adalah denga menyebarkan berita kalau Pilot Susi Air dalam keadaan sakit," sebut Sebby dikutip dari kanal Youtube @Kalam Kristus.

BACA JUGA:BRAVO! Satgas Damai Cartenz Gerebek Peresmbunyian KKB di Yahukimo, 9 Anggota KKB Tak Bekutik

Sebby mengungkapkan, bahwa pada tanggal 23 Maret 2023 lalu, TNI dan Polri sudah masuk sarang KKB dan menembaki masyarakat. Salah satu korbannya, ada seorang ibu hamil serta dua anggota DPR.

"Pada saat itu Panglima Egianus Kogoya melaporkan ke kami bahwa akan membalas serangan TNI-Polri tersebut," lanjutnya.

Menurut Sebby, pada tanggal 3 April 2023 lalu, ucapan Panglima Egianus Kogoya tersebut terbukti.

Dimana, KKB di wilayah Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pimpinan Egianus Kogoya berhasil menembak seorang prajurit TNI.

BACA JUGA:WOW! Jubir KKB Papua Sebby Sambom Perintahkan Anggota Nonaktifkan Ponsel, Khawatir Rusak Strategi Perang

"Itu sudah ada dibales satu militer Indonesia," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sebby memperingatkan kepada TNI dan Polri untuk bersabar dan tidak memasuki wilayah kekuasan KKB Papua.

Karena, hal tersebut akan memancing kemarahan dari panglima dan anggota KKB.

"Karena kami melihat ada ibu hamil yang kena tembak, maka kami minta kepada KomnasHAM untuk menginvestigasi kejadian ini," pintanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: