Haidar Habisi Febri Setiawan di Tanjung Senai Ogan Ilir, Dibakar di Belitang OKU Timur

Haidar Habisi Febri Setiawan di Tanjung Senai Ogan Ilir, Dibakar di Belitang OKU Timur

Petugas Polres OKU Timur saat Interogasi Pelaku pembunuhan Mahasiswa UIGM.-Foto: Dok. Sumeks.co-

MARTAPURA, SUMEKS.CO - Haidar, pelaku pembunuhan terhadap mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Palembang mengakui perbuatannya dihadapan petugas Polres OKU Timur.

Berdasarkan penuturan Haidar, sebelum dibakar di OKU Timur, ia menghabisi Febri Setiawan (20) Mahasiswa UIGM itu di Jembatan Tanjung Pesona, Komplek Perkantoran Tanjung Senai, Ogan Ilir. 

Usai membunuh, pelaku yang merupakan teman satu kampus korban ini membawa jasad Febri ke Belitang, OKU Timur. 

Pelaku mengatakan, korban sempat melakukan perlawanan. Namun, pelaku sudah menyiapkan senjata tajam jenis pisau di bangku belakang sopir.

BACA JUGA:Berkat Rekaman CCTV, Polisi Bekuk Pembunuh Sadis Mahasiswa UIGM Palembang

"Korban sempat melawan, kemudian saya tusuk dengan pisau, meski korban mengelak. Namun pisau mengenai lehernya, lalu saya tusuk punggung dan terakhir perut korban," ungkap Haidar.

Setelah berhasil menghabisi nyawa Febri Setiawan, tersangka membawa korban menuju OKU Timur di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Belitang.

"Sebelumnya aku mampir ketempat ibu saya bekerja untuk meminta kunci rumah. Lalu saya mandi dan istirahat sebentar," katanya.

Saat di rumah, ayahnya sempat bertanya, mobil siapa yang ia pakai tersebut. "Aku jawab mobil kawan," tandasnya.

BACA JUGA:Mahasiswa UIGM Palembang Ditemukan Tewas Terbakar di OKU Timur, Ini Identitasnya

Sebelum membawa korban ke Girimulyo tempat membakar korban. Pelaku mampir di salah satu Pertashop di Desa Tegal Rejo untuk membeli BBM yang akan digunakan untuk membakar mayat korban Febri.

"Saya masuk BK 9, tepatnya di Girimulyo lalu membakar mayat korban disana,"ungkapnya.

Setelah membakar mayat korban. Tersangka mengaku langsung pergi ke Martapura dan sempat main ke Taman Tani Merdeka

Sebelum akhirnya ditangkap polisi, tersangka sempat melarikan diri kearah Baturaja, namun tepat di depan Armed Martapura, ban mobil milik korban pecah.

Sumber: