Banner Pemprov

Polda Sumsel Buka Dialog Lintas Agama, Fokus Cegah Konflik Sosial

Polda Sumsel Buka Dialog Lintas Agama, Fokus Cegah Konflik Sosial

Kapolda Sumsel terima audiensi FKUB, MUI dan LDII untuk perkuat kerukunan beragama serta menjaga stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan.--

Alumni Gontor ini mengajak seluruh elemen umat untuk menjaga persatuan dan menghindari perbedaan pandangan yang dapat memicu konflik horizontal.

MUI menyatakan siap bersinergi dengan kepolisian dan pemerintah daerah. "Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Selatan,"kata mantan Rektor UIN Rafa ini.

Perwakilan LDII juga menyampaikan komitmennya dalam mendukung pembangunan karakter kebangsaan.

LDII menekankan pentingnya pembinaan generasi muda serta literasi media sosial yang positif dan bertanggung jawab.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan para tokoh agama. Ia menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dan berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas dengan pendekatan humanis.

Kapolda menekankan pentingnya netralitas Polri dalam setiap persoalan sosial dan keagamaan.

Ia memastikan setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian serius dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Menurut Kapolda, komunikasi yang terbuka menjadi kunci pencegahan konflik. Pendekatan persuasif dan preventif akan terus dikedepankan guna menjaga kondusivitas wilayah.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan bahwa Polda Sumsel membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat. Ia berharap silaturahmi seperti ini terus terjalin untuk memperkuat harmoni sosial.

Dalam audiensi tersebut turut hadir Karo SDM, Dir Binmas, dan Dir Intelkam Polda Sumsel. Dari unsur tokoh agama hadir pula perwakilan Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang tergabung dalam FKUB Sumatera Selatan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Seluruh pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi aktif dalam menghadapi berbagai tantangan sosial ke depan.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya menjaga kondusivitas wilayah secara berkelanjutan.

Sinergi antara ulama dan umara diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan harmonis.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait