Ini Fakta Persiapan Haji 2026, Pengawasan Ketat hingga Distribusi Bumbu Makanan untuk Stamina Jemaah
Persiapan Haji 2026 Nyaris Rampung, Pemerintah Kawal Ketat Dana dan Logistik--
Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Dana Rp18 Triliun Diawasi Ketat hingga UMKM Ikut Tembus Pasar Global
SUMEKS.CO- Pemerintah memastikan persiapan operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M hampir mencapai tahap akhir.
Menurut Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, seluruh tahapan berjalan sesuai rencana dan saat ini telah mencapai progres mendekati 100 persen.
Pernyataan Gus Irfan ini disampaikan saat kunjungan kerja di Jawa Timur, salah satu provinsi dengan kuota jemaah terbesar di Indonesia.
Menurutnya, kesiapan daerah tersebut menjadi indikator penting keberhasilan penyelenggaraan haji secara nasional.
“Seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal. Fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan keselamatan jemaah melalui langkah mitigasi yang komprehensif,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.
BACA JUGA:CEK Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan 16 Kloter Jemaah Calon Haji 2026 Embarkasi Palembang
Selain aspek teknis, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada tata kelola anggaran haji yang mencapai sekitar Rp18 triliun.
Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Kementerian Haji dan Umrah melibatkan sejumlah lembaga pengawasan, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi, Kejaksaan, dan Kepolisian.
“Pengelolaan dana haji harus bersih dan akuntabel. Setiap anggaran yang digunakan harus benar-benar berdampak pada peningkatan layanan bagi jemaah,” tegasnya.
Dalam rangka mendukung pelayanan di Arab Saudi, pemerintah juga memastikan kesiapan logistik konsumsi bagi jemaah.
Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) mencatat kebutuhan bumbu masak tahun ini mencapai sekitar 360 ton, dengan puluhan jenis yang disesuaikan antara layanan di Makkah dan Madinah.
Direktur Fasilitasi Kemitraan PE2HU, Tri Hidayatno, menyebutkan bahwa sebagian pengiriman logistik telah tiba di Arab Saudi, sementara sisanya ditargetkan selesai sebelum 10 April 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


















