FORKESI Sumsel Gelar Edutrip LRT hingga Fun Walk, Kopdar Akbar Rayakan Hari Disabilitas Internasional
FORKESI Sumsel Gelar Edutrip LRT hingga Fun Walk, Kopdar Akbar Rayakan Hari Disabilitas Internasional--Fadli
SUMEKS.CO,- Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi) Chapter Sumatera Selatan kembali menunjukkan kiprah positifnya dalam mendukung anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) di Bumi Sriwijaya.
Pada Minggu 30 November 2025, komunitas ini menggelar rangkaian kegiatan meriah mulai dari Edutrip Naik LRT, Fun Walk, hingga Kopdar Akbar, sebagai bentuk peringatan Hari Disabilitas Internasional sekaligus Milad Forkesi Sumsel ke-7.
Kegiatan ini, setidaknya diikuti juga oleh puluhan anak penyandang disabilitas bersama orang tua masing-masing.
Sejak pagi, suasana hangat dan penuh semangat sudah terasa ketika rombongan berkumpul di Stasiun LRT Punti Kayu. Anak-anak tampak antusias saat memasuki gerbong LRT Palembang, merasakan pengalaman edukatif sekaligus rekreasi menuju kawasan Jakabaring Sport City (JSC).
BACA JUGA:Astra Motor Sumsel Ajak Komunitas Motor Terapkan Teknik Touring yang Lebih Aman
BACA JUGA:Aswen dan Komunitas PUSAKA Seganti Setungguan: Pelestari Senjata Tradisional Lahat
Setiba di Jakabaring, peserta melanjutkan agenda dengan fun walk mengelilingi area stadion. Para orang tua terlihat saling berbincang, sementara anak-anak menikmati udara segar dan suasana terbuka yang aman bagi mereka.
Acara dilanjutkan dengan sesi ngobrol santai, sebagai inti dari kegiatan kopdar.

Suasana kopi darat Forkesi Sumsel berbincang santai dengan para orang tua anak berkebutuhan khsusu --Fadli
Ketua Forkesi Chapter Sumsel, Devie Wahyuni, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bentuk edukasi, kebersamaan, dan penguatan komunitas.
“Forkesi Sumsel kini memiliki sekitar 200 anggota, mayoritas dari Kota Palembang. Tahun ini, kami memperingati Hari Disabilitas Internasional sekaligus merayakan Milad Forkesi yang ke-7. Maka kami menyatukan konsep edutrip naik LRT, fun walk, dan kopdar agar semua keluarga bisa menikmati kegiatan bersama,” ujarnya.
Devie juga mengungkapkan bahwa Forkesi Sumsel sangat membutuhkan sekretariat tetap. Selama ini, kegiatan administrasi masih dilakukan di rumah pribadi.
Karena itu, pihaknya tengah merancang pendirian Rumah Ramah ABK, yakni pusat kegiatan kreatif dan wadah pengembangan keterampilan anak-anak berkebutuhan khusus.
BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Ajak Sahabat Disabilitas dan UMKM Meriahkan HUT ke-80 PT KAI
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


