Waspada Penipuan Tiket Mudik Gratis 2026, Modus Baru Minta Biaya via E-Wallet
Waspada Penipuan Tiket Mudik Gratis 2026, Modus Baru Minta Biaya via E-Wallet--Doc sumeks.co
SUMEKS.CO,- Menjelang arus mudik Lebaran 2026 mendatang, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan tiket mudik gratis 2026 yang kembali marak beredar di ruang digital.
Modus yang digunakan pelaku kini semakin beragam, salah satunya dengan meminta biaya pendaftaran melalui e-wallet, meski program tersebut diklaim gratis.
Fenomena ini muncul seiring tingginya minat masyarakat terhadap program mudik gratis yang rutin diselenggarakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun BUMN.
Situasi tersebut dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan informasi palsu melalui WhatsApp, Facebook, Instagram, hingga Telegram.
BACA JUGA:Waspada! Modus Penipuan Aktivasi IKD 2026 via WhatsApp, Ini Ciri dan Cara Menghindarinya
BACA JUGA:Toyota New Rush 2026 Andalan Mobil Keluarga Saat Mudik, Fitur Smart Cargo Lebih Fleksibel
Pesan yang beredar umumnya dibuat menyerupai pengumuman resmi, lengkap dengan logo instansi, nama program nasional, hingga bahasa formal yang meyakinkan.
Pelaku juga kerap mencantumkan narasi “kuota terbatas”, “pendaftaran tahap akhir”, atau “verifikasi cepat” agar calon korban segera melakukan pembayaran tanpa berpikir panjang.
Modus Biaya Pendaftaran Berkedok Administrasi
Dalam praktiknya, korban diminta membayar sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi, validasi data, pengamanan tiket, atau booking seat.
Pembayaran diarahkan ke dompet digital atau rekening pribadi yang tidak ada kaitannya dengan penyelenggara resmi.
Padahal, seluruh program mudik gratis resmi tidak pernah memungut biaya apa pun.
Jika sebuah program mengklaim gratis tetapi tetap meminta pembayaran, maka besar kemungkinan informasi tersebut merupakan penipuan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:







