Banner Pemprov
Pemkot Baru

Ngecas HP Sembarangan Bisa Bikin Rusak, Ini Cara Aman yang Beneran Works

Ngecas HP Sembarangan Bisa Bikin Rusak, Ini Cara Aman yang Beneran Works

Ngecas HP Sembarangan Bisa Bikin Rusak, Ini Cara Aman yang Beneran Works--

SUMEKS.CO - Banyak kasus baterai cepat drop, HP mendadak panas, sampai performa melambat terjadi gara gara kebiasaan ngecas yang tidak disadari berisiko. 

Charger yang asal colok, kabel yang sudah longgar, hingga kebiasaan ngecas sambil dipakai bisa membuat komponen baterai bekerja lebih keras dari seharusnya. 

Fenomena ini makin sering dibahas karena peningkatan jumlah kerusakan baterai tercatat di berbagai laporan teknis. 

Berdasarkan data dari Counterpoint Research, kerusakan baterai menjadi salah satu penyebab terbanyak perangkat harus diganti lebih cepat dari usia pakainya. 

BACA JUGA:Spill Tipis-tipis SUV 7 Seater Xiaomi, Digadang-gadang Andal Seandal Produk Smarthphonenya

BACA JUGA:Cari HP di Tahun 2026! Bisa Pilih HP Vivo V29 Pro 5G Performa Gaming Mumpuni

Bahkan menurut penjelasan resmi Battery University, pengisian yang tidak stabil dapat mempercepat degradasi sel lithium ion. 

Situasi ini menunjukkan bahwa cara ngecas perlu diperhatikan dengan lebih serius agar umur perangkat tetap panjang.

Penyebab utama kerusakan biasanya datang dari penggunaan charger yang tidak sesuai standar. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam informasi resminya menegaskan bahwa perangkat elektronik sebaiknya menggunakan charger bersertifikasi untuk menghindari potensi arus tidak stabil yang dapat merusak komponen internal. 

BACA JUGA:Rekomendasi HP Jaringan 5G tapi Harganya Murah di Rentan Rp1-2 Jutaan: Pilihan Menarik untuk Awal Tahun 2026

BACA JUGA:HP Vivo V60 5G Tawarkan Bodi Ramping dan Baterai Besar

Charger palsu umumnya tidak memiliki pengaman arus dan tegangan. Ketika arus masuk tidak terkontrol, baterai menjadi lebih cepat panas dan selnya terdegradasi lebih cepat.

Risiko berikutnya muncul dari kebiasaan ngecas di permukaan yang kurang mendukung sirkulasi udara. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: