Menimbang Kesiapan Pendidikan Anak dalam Arus Digital
Sumber : Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia--
Tanpa arahan yang baik, dunia digital dapat berubah menjadi “pengajar utama” yang tidak selalu menyajikan pelajaran yang bermanfaat. Pada titik ini, pendekatan menyeluruh seperti pendekatan seluruh sekolah menjadi sangat penting, tidak hanya untuk membekali keterampilan digital, tetapi juga untuk memastikan bahwa lingkungan komunikasi yang membentuk anak-anak tetap positif, terencana, dan penuh kasih sayang.
Pada akhirnya, kita terpaksa dihadapkan pada keputusan yang tidak mudah, membiarkan kemajuan teknologi berjalan tanpa kontrol atau memastikan bahwa manusia tetap menjadi pengendali. Sistem pendidikan seharusnya tidak hanya fokus pada mengejar kemajuan teknologi, tetapi juga berfungsi sebagai panduan yang menunjukkan arah di tengah derasnya arus perkembangan. Anak-anak memang perlu diperkenalkan pada teknologi sejak usia dini, tetapi yang lebih penting adalah mereka harus dilatih untuk memahami, memfilter, dan mengaplikasikannya dengan bijak.
Tanpa usaha yang sungguh-sungguh dan menyeluruh, kita berisiko menghasilkan generasi yang terampil secara teknis, tetapi lemah dalam hal sosial dan emosional. Oleh karena itu, pendekatan seperti Whole-School Approach harus dianggap sebagai kebutuhan mendesak, bukan opsi tambahan. Di tengah kondisi dunia yang selalu berubah, yang paling dibutuhkan bukan hanya generasi yang mampu beradaptasi dengan cepat, melainkan juga generasi yang tetap memiliki tujuan, nilai, dan kesadaran saat menghadapi perubahan tersebut.

Dewi Salma Fauziya, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.--
Oleh: Dewi Salma Fauziya, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


















