Atasi Kabut Asap, Malaysia Gelar Operasi Menyemai Awan

Jumat 04-09-2026,10:40 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

KUALA LUMPUR, SUMEKS.CO - Kemarau tak hanya melanda Tanah Air, Negeri Jiran pun mengalami hal serupa. Untuk mengurangi kabut asap, Malaysia memulai operasi penyemaian awan selama tiga hari di negara bagian Sarawak. Operasi modifikasi cuaca ini diharapkan mampu meningkatkan cadangan air di sejumlah bendungan.

Dilansir The Star, Jumat (4/9/2026), operasi ini menargetkan bendungan pembangkit listrik tenaga air Batang Ai, Bakun, dan Murum. Penerbangan selanjutnya akan dilakukan di atas beberapa daerah tangkapan air utama di seluruh Sarawak.

Wakil Menteri Utama Sarawak, Douglas Unggah Embas, mengatakan operasi ini bertujuan untuk meningkatkan ketinggian air di bendungan-bendungan itu. Pihaknya menyikapi kondisi cuaca yang berpotensi lebih panas dan kering pada bulan Oktober.

BACA JUGA:Kesigapan RPK PT Persada Sawit Mas Bantu Pemadaman Karhutla di Lahan Masyarakat di OKI

BACA JUGA:Peduli Bencana Kabut Asap Dampak dari Karhutla, Kejari Ogan Ilir Bagikan Masker kepada Pengendara di Jalan

Sarawak sendiri merupakan negara bagian Malaysia yang berbatasan darat dengan Indonesia di Pulau Kalimantan. Sarawak menjadi salah satu wilayah yang terdampak asap kebarakan hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Dilansir Anadolu Agency, Malaysia disebut telah meminta persetujuan untuk melakukan operasi penyemaian awan dengan memanfaatkan wilayah udara Indonesia. Langkah ini diambil untuk mengatasi kabut asap akibat karhutla.

"Target kami hari ini adalah kawasan pembangkit listrik tenaga air Batang Ai terlebih dahulu. Setelah itu, tim akan melanjutkan ke Murum dan Bakun untuk menilai kondisi awan di masing-masing kawasan tersebut," ujar Unggah kepada Astro Awani, Jumat (4/9/2026).

"Selain itu, kami juga menargetkan 13 daerah tangkapan air di Sarawak. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketinggian air di masing-masing kawasan tersebut," ujarnya.

BACA JUGA:Tim Mabes TNI : Penanggulangan Karhutla Perkuat Pencegahan dan Edukasi ke Masyarakat

BACA JUGA:Jaga Keselamatan Bersama, PHR Zona 4 Respon Cepat Padamkan Lebih dari 100 Titik Api Karhutla Sumsel

Operasi modifikasi tersebut akan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (NADMA), Badan Meteorologi Malaysia (MetMalaysia), dan Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF). (dri)

 

Kategori :