F1 Kembali ke Sepang, Malaysia Kelimpahan 261 Ribu Turis
Formula 1 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia.--
SUMEKS.CO - Balapan Formula 1 (F1) kembali Malaysia setelah sembilan tahun absen. Formula 1 yang digelar di Sirkuit Internasional Sepang pada 2-4 Oktober 2026 itu ikut menggerakkan pariwisata Malaysia, dengan 261 ribu penonton datang sepanjang akhir pekan.
Jumlah tersebut menjadi rekor baru untuk Sepang International Circuit (SIC). Pada hari race, Ahad (4/10/2026), sekitar 103 ribu penonton memadati sirkuit untuk menyaksikan balapan.
Kembalinya F1 ke Sepang tahun itu terjadi setelah Grand Prix Bahrain dipindahkan ke Malaysia. Situasi di Timur Tengah membuat Bahrain tidak dapat menggelar balapan di negaranya, sehingga Sepang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Balapan! MotoGP Mandalika 2025 Cetak Dampak Ekonomi hingga Rp4,7 Triliun
BACA JUGA:Catat, ini Angka Penjualan Tiket MotoGP Mandalika 2026
Meski tetap menggunakan nama Gulf Air Bahrain Grand Prix, gelaran tersebut membawa wisatawan dari berbagai negara ke Malaysia.
Sebelum balapan berlangsung, Hong Leong Investment Bank (HLIB) memperkirakan gelaran F1 dapat menghasilkan aktivitas ekonomi RM 1,1-1,3 miliar atau sekitar Rp4,83-5,71 triliun.
Belanja wisatawan menjadi salah satu sumber utama perputaran ekonomi tersebut. Uang wisatawan diperkirakan mengalir ke hotel, restoran, transportasi, hiburan hingga berbagai aktivitas wisata.
HLIB memperkirakan setiap wisatawan F1 menghabiskan rata-rata RM 8.879 atau sekitar Rp38 juta selama berada di Malaysia.
BACA JUGA:Kurang Puas, Marc Marquez Evaluasi Penggunaan Ban di MotoGP San Marino
BACA JUGA:Kualifikasi MotoGP Aragon 2026 - Marco Bezzecchi Pole Position Disusul Marquez Bersaudara
Pemerintah Malaysia menargetkan sekitar 300 ribu wisatawan datang selama gelaran F1, termasuk 50 ribu wisatawan internasional.
Setelah event selesai, angka kunjungan yang tercatat di Sepang mencapai 261 ribu orang sepanjang akhir pekan. Dampak ekonomi sebenarnya masih perlu dihitung berdasarkan data setelah penyelenggaraan.
Presiden Motorsports Associations of Malaysia (MAM), Tan Sri Mokhzani Mahathir, mengatakan gelaran F1 tahun ini turut memberikan dampak kepada sektor pariwisata.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



