Namun demikian, Edison meminta Baznas tidak hanya mengandalkan penghimpunan zakat dari ASN. Ia mendorong pengurus memiliki jiwa kewirausahaan dengan menggali berbagai potensi zakat dan infak dari sektor swasta, perusahaan, serta dunia usaha yang ada di Kabupaten Muara Enim.
Menurutnya, ribuan karyawan perusahaan yang bekerja di Kabupaten Muara Enim merupakan potensi besar yang perlu diedukasi mengenai zakat penghasilan.
Pemerintah daerah siap mendukung upaya Baznas untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan dalam menghimpun dana zakat secara lebih optimal.
BACA JUGA:Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIB Muara Enim Panen 214 Kg Melon Belanda
"Baznas harus kreatif dan memiliki jiwa entrepreneurship. Jangan hanya menunggu zakat masuk lalu disalurkan. Potensi yang ada di Muara Enim sangat besar dan harus dikelola dengan baik agar penerima manfaat semakin banyak," tegasnya.
Selain itu, Bupati juga meminta Baznas memanfaatkan perkembangan teknologi dengan menghadirkan sistem pelaporan yang terbuka melalui media sosial dan platform digital.
Langkah tersebut diyakini dapat meningkatkan transparansi dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Baznas.
BACA JUGA:Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIB Muara Enim Panen 214 Kg Melon Belanda
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Muara Enim A Nizomi, menjelaskan bahwa pada tahap awal Program UMKM Baznas Membara, bantuan modal usaha diberikan kepada 200 mustahik dari target sebanyak 500 penerima manfaat sepanjang tahun 2026.
Penerima bantuan terdiri dari para pedagang kaki lima dan pelaku usaha mikro yang telah melalui proses verifikasi sehingga dipastikan layak menerima bantuan modal usaha.
"Kami pastikan setiap pelaku UMKM yang menerima bantuan benar-benar sesuai kriteria dan membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya," jelas Nizomi.
BACA JUGA:Wujudkan Ketahanan Pangan, Lapas Kelas IIB Muara Enim Panen 214 Kg Melon Belanda
Ia menambahkan, selain program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha, Baznas Muara Enim juga menjalankan berbagai program sosial lainnya seperti bedah rumah, bantuan biaya akomodasi kesehatan, beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, bantuan rutin untuk fakir miskin, bantuan bagi ibnu sabil yang terlantar, hingga program dakwah dan pembangunan sarana ibadah.