Hotel Sultan Dieksekusi, Lahan Akan Dijadikan Apa?

Rabu 06-05-2026,06:27 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

"Senilai bangunan hotel," ujarnya.

BACA JUGA:2 Bandit Jalanan Digaruk Tim Opsnal Satreskrim Polrestabes Palembang, Kasus Jambret Tamu Hotel

BACA JUGA:Kerja dari Hotel Kini Makin Seru, fave+ Hotel Palembang Hadirkan Promo WFH Package

Lahan Bakal Dijadikan Ruang Terbuka Hijau

Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi Afif Kusumo mengatakan pemerintah melalui PPKGBK akan mengembalikan Blok 15 menjadi kawasan publik. Kawasan itu bakal dibuat hijau, modern, tertata, produktif, serta lebih terintegrasi dengan akses transportasi.

Dengan langkah ini, lahan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Hal ini sekaligus memulihkan hak negara atas tunggakan royalti yang belum terlunasi selama puluhan tahun.

Selain itu, proses transisi yang dilakukan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Ia memastikan operasional di kawasan Blok 15 akan dikelola dengan baik di bawah manajemen negara.

BACA JUGA:Ini Tren Sarapan Pagi 2026 di Hotel Berbintang: Mewah, Variatif, dan Tetap Table Manners

BACA JUGA:Jemaah Haji 2026 Wajib Tahu! Ini Sebaran Hotel di Makkah dan Jaraknya ke Masjidil Haram

"Kami akan menjalankan proses eksekusi pengosongan dengan memperhatikan semua aspek, termasuk keberlanjutan nasib para karyawan dan vendor yang selama ini menggantungkan hidupnya di Blok 15. Negara hadir bukan untuk mematikan usaha, melainkan untuk menata kembali aset ini agar manfaatnya bisa dirasakan secara inklusif oleh publik sesuai amanat konstitusi," ujar Rakhmadi ketika ditemui di Kemensetneg, Senin (4/5).

Rencananya, pemerintah akan merevitalisasi Blok 15 menjadi ruang terbuka hijau dan terintegrasi dengan stasiun MRT baru. Ini dilakukan agar seluruh masyarakat bisa menikmati area tersebut. (dri)

 

Kategori :