Lihat tanda-tanda dehidrasi yang muncul seperti mulu kering, haus berlebihan, lemas, dan yang terpenting adalah memastikan warna pada urin.
Jika warna urin tersebut berwarna terang, maka tubuh sudah cukup akan kandungan cairannya. Namun, jika warna tersebut berwarna gelap, maka itu tandanya tubuh membutuhkan air atau tubuh sendang mengalami dehidrasi.
BACA JUGA:5 Kreasi Camilan dari Buah yang Sehat, Penuhi Keinginan Ngemil di Bulan Ramadhan dengan Cara Unik
BACA JUGA:Inilah Manfaat Buah Pir yang Banyak Orang Harus Tahu!Ragam Vitamin untuk Solusi Kesehatan
3. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Air
Selain memenuhi kebutuhan air, ada langkah lain yang bisa dilakukan dalam mencegah dehidrasi, yaitu mengonsumsi makanan yang mengandung air.
Buah-buahan dan sayuran-sayuran yang memiliki kandungan air yang tinggi bisa membantu mengontrol cairan dalam tubuh.
Contohnya ialah semangka, melon, jeruk, timun, dan selada. Bukan hanya kebutuhan cairan saja, makanan tersebut juga mengandung kaya akan vitamin dan mineral yang baik buat kesehatan tubuh.
BACA JUGA:5 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Kurangi Resiko Terpapar Penyakit
BACA JUGA:3 Jemaah Haji Kloter 2 Embarkasi Palembang Tertunda Keberangkatan, Hamil dan Kesehatan Jadi Penyebab
4. Mengurangi Hal-hal yang Dapat Memicu Dehidrasi
Walaupun memperbanyak minum air, ada hal yang harus dihindari demi mencegah terjadinya dehidrasi, seperti minuman yang berkafein contohnya teh, kopi, dan soda.
Hal ini menyebabkan meningkatnya produksi urin sehingga menyebabkan kehilangan cairan pada tubuh.
Selain itu, mengonsumsi makanan pedas atau terlalu banyak garam juga bisa menyebabkan kehilangan cairan dengan cepat.